Mantan pemain Chelsea, Eden Hazard, mengungkapkan bahwa ia pernah menolak permintaan pelatih Maurizio Sarri untuk mengubah gaya hidup dan dietnya agar menyerupai Cristiano Ronaldo. Keputusan ini diambil Hazard karena ia ingin tetap menjadi dirinya sendiri.
Penolakan Hazard Terhadap Perubahan Gaya Hidup
Saat Maurizio Sarri melatih Chelsea pada musim 2018-2019, yang juga berhasil membawa klub memenangi Liga Europa, ia memiliki rencana untuk membentuk Eden Hazard menjadi pemain yang setara dengan Cristiano Ronaldo. Sarri ingin Hazard meniru diet ketat dan gaya hidup yang dijalani oleh CR7 demi meningkatkan performanya sebagai pemain top.
Namun, Hazard dengan tegas menolak tawaran tersebut. “Aku bilang kepadanya, aku tidak mau,” jelas Hazard. “Aku nggak akan melakukan hal seperti itu. Aku adalah Hazard di dalam dan di luar lapangan.”
Konsistensi Identitas Diri
Eden Hazard memang dikenal sebagai pemain yang tidak terlalu ketat dalam menjaga berat badan. Ia seringkali terlihat mengalami kenaikan berat badan setelah liburan musim panas, meskipun ia mampu menampilkan performa apik saat kompetisi kembali bergulir.
Hazard menekankan pentingnya kejujuran pada diri sendiri dan menikmati permainan. “Jika teman-temanku mengundang untuk dinner, aku tidak akan bilang ‘tidak’. Aku tidak mau membohongi diri sendiri,” ujarnya. Ia menambahkan, “Ronaldo adalah Ronaldo dan aku adalah Hazard. Aku cuma mau jadi diri sendiri dan menikmati permainan.”
Perbandingan Karier Hazard dan Ronaldo
Eden Hazard memutuskan untuk mengakhiri karier sepak bolanya pada tahun 2023 di usia 32 tahun. Kariernya di Real Madrid tidak berjalan mulus akibat cedera yang kerap menghantuinya.
Sementara itu, Cristiano Ronaldo, yang kini berusia 41 tahun, masih aktif bermain untuk Al Nassr dan tetap menjadi andalan di Tim Nasional Portugal. Piala Dunia 2026 diprediksi akan menjadi panggung terakhirnya di level internasional.
Sumber: 90Menit.ID






