Madrid – Keputusan wasit menganulir gol Pau Cubarsi dalam laga leg pertama semifinal Copa del Rey antara Atletico Madrid dan Barcelona menuai kontroversi. Pelatih Barcelona, Hansi Flick, meluapkan kekecewaannya atas keputusan tersebut.
Kontroversi Gol Cubarsi
Pertandingan yang digelar di Stadion Metropolitano, Madrid, pada Jumat (13/2/2026) dini hari WIB, berjalan timpang di babak pertama. Atletico Madrid berhasil unggul empat gol melalui gol bunuh diri Eric Garcia, serta tiga gol dari Antoine Griezmann, Ademola Lookman, dan Julian Alvarez.
Memasuki babak kedua, Barcelona mencoba bangkit. Pada menit ke-51, Pau Cubarsi berhasil mencetak gol memanfaatkan bola pantulan dari Robert Lewandowski. Namun, gol tersebut harus dianulir setelah melalui peninjauan Video Assistant Referee (VAR) yang memakan waktu cukup lama.
Keputusan dianulirnya gol tersebut menuai perdebatan. Wasit Juan Martinez memutuskan bahwa Lewandowski berada dalam posisi offside saat bola memantul ke arah Cubarsi, meskipun posisinya hanya sedikit di depan. Proses peninjauan VAR yang memakan waktu sekitar tujuh menit menjadi sorotan, diduga karena banyaknya pemain di sekitar area penalti menyulitkan penarikan garis offside.
Reaksi Keras Hansi Flick
Pelatih Barcelona, Hansi Flick, tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya. Dalam konferensi pers usai laga, ia melontarkan kritik tajam terhadap keputusan wasit dan proses peninjauan VAR.
“Ayolah, menurut saya ini kacau. Mereka harus menunggu tujuh menit, oh ayolah. Mereka menemukan sesuatu dalam tujuh menit ini? Oke,” ujar Flick, dikutip dari ESPN. “Ketika saya melihat situasi ini, jelas tidak ada offside. Mungkin mereka bisa melihat sesuatu yang berbeda. Kalau begitu beri tahu kami. Tidak ada komunikasi. Situasinya sangat buruk di sini,” tegas pelatih asal Jerman itu.
Barcelona Terancam Tersingkir
Barcelona gagal mencetak gol balasan hingga peluit panjang dibunyikan. Situasi semakin memburuk ketika Eric Garcia mendapat kartu merah di akhir laga karena menjatuhkan Alex Baena dalam posisi sebagai pemain terakhir. Kekalahan 0-4 ini membuat Barcelona harus meraih kemenangan dengan selisih lima gol pada leg kedua yang akan digelar di Camp Nou pada 4 Maret mendatang untuk bisa lolos ke final.
Sumber: 90Menit.ID






