Sekretariat Jenderal MPR RI menggelar acara silaturahmi sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kontribusi Deputi Bidang Pengkajian dan Pemasyarakatan Konstitusi, Hentoro Cahyono, yang memasuki masa purna tugas. Acara ini juga menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan di lingkungan MPR RI.
Pengalaman Berharga Selama Mengabdi
Hentoro Cahyono menyampaikan bahwa masa pengabdiannya di MPR RI dipenuhi dengan pengalaman berharga. Keterlibatan dalam berbagai sidang, termasuk sidang tahunan di Gedung MPR/DPR, menjadi salah satu momen yang paling diingat.
“Banyak pengalaman yang sangat berarti saya peroleh selama bertugas di MPR RI. Salah satunya adalah keterlibatan dalam berbagai sidang, termasuk sidang tahunan yang dilaksanakan di Gedung MPR/DPR,” ujarnya dalam keterangannya, Kamis (29/1/2026).
Pengalaman paling berkesan baginya adalah saat terlibat langsung dalam pelaksanaan pelantikan presiden dan wakil presiden. Ia merasa bangga dapat berkontribusi dalam momen bersejarah tersebut.
“Saya berkesempatan ikut menorehkan sejarah serta berkontribusi dalam menyukseskan pelaksanaan pelantikan presiden dan wakil presiden. Alhamdulillah, seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan lancar dan terdokumentasi dengan baik,” tambahnya.
Tantangan dan Capaian Penyerapan Anggaran
Selama masa pengabdiannya, Hentoro mengakui adanya tantangan dalam menjalankan tugas, terutama terkait penyerapan anggaran. Namun, melalui koordinasi intensif dengan berbagai pihak, program-program dapat berjalan optimal.
“Kami terus melakukan koordinasi, khususnya dengan para anggota agar seluruh kegiatan dapat berjalan secara optimal. Alhamdulillah, tingkat penyerapan anggaran tahun lalu mencapai 95 persen, termasuk kegiatan sosialisasi daerah yang mencapai 90 persen,” jelasnya.
Ia menegaskan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kerja sama dan sinergi seluruh jajaran di lingkungan Sekretariat Jenderal MPR RI.
Pesan untuk Penerus
Menjelang purna tugas, Hentoro berpesan kepada para penerusnya untuk senantiasa menjaga semangat pelayanan dan meningkatkan kapasitas diri.
“Hal yang paling penting adalah koordinasi. Kita tidak bisa bekerja sendiri. Koordinasi lintas unit kerja menjadi kunci agar setiap kegiatan dapat terlaksana dengan baik dan memberikan hasil yang maksimal,” pungkasnya.
Rekam Jejak Hentoro Cahyono
Sebelum menjabat sebagai Deputi Bidang Pengkajian dan Pemasyarakatan Konstitusi MPR RI, Hentoro Cahyono memiliki rekam jejak yang panjang di institusi kejaksaan dan lembaga negara lainnya. Ia pernah menduduki posisi strategis seperti Kepala Kejaksaan Negeri Belopa, Kepala Kejaksaan Negeri Bangkalan, Asisten Pembinaan Kejaksaan Tinggi Aceh, dan Asisten Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Aceh.
Selain itu, ia juga pernah menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Bandar Lampung, Kepala Subdirektorat Ketentraman dan Ketertiban Umum Pembinaan Masyarakat Taat Hukum pada Jaksa Agung Muda Intelijen Kejaksaan Agung RI, serta Direktur Program Pengembangan Pengkajian Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) RI.
Setelah purna tugas dari MPR RI, Hentoro Cahyono akan melanjutkan pengabdiannya sebagai Jaksa Ahli Utama di Kejaksaan Agung RI.
Dihadiri Pejabat MPR RI
Acara silaturahmi tersebut turut dihadiri oleh Plt. Sekretaris Jenderal MPR RI Siti Fauziah, S.E., M.M., Deputi Bidang Administrasi Heri Herawan, S.H., para pejabat Eselon II, Eselon III, dan Eselon IV, serta seluruh pegawai di lingkungan Sekretariat Jenderal MPR RI.






