Tim SAR gabungan berhasil menemukan jenazah di bangkai kapal pinisi Putri Sakinah yang tenggelam di perairan Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT). Jasad tersebut teridentifikasi sebagai salah satu anak laki-laki dari pelatih sepakbola wanita Valencia CF, Martin Carreras Fernando.
Identifikasi Melalui Bentuk Gigi
Proses identifikasi dilakukan oleh tim dokter Polri. Bocah laki-laki berusia 10 tahun itu diketahui berinisial M. “Sudah diidentifikasi, anak kandung dari Fernando,” ungkap Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gabungan Pengusaha Wisata Bahari dan Tirta Indonesia (Gahawisri) Labuan Bajo, Budi Widjaja, Selasa (6/1/2026) malam. Budi sendiri merupakan pendamping keluarga korban di Labuan Bajo.
Sebelumnya, ada dua putra Fernando yang dilakukan pencarian oleh tim SAR gabungan, masing-masing berusia 9 dan 10 tahun. Sumber dari kepolisian mengonfirmasi bahwa korban yang ditemukan berusia 10 tahun. Kondisi jenazah tidak memungkinkan untuk diidentifikasi melalui sidik jari. Identifikasi akhirnya dilakukan oleh keluarga berdasarkan bentuk gigi korban.
Lokasi Penemuan Jenazah dan Bangkai Kapal
Jenazah ditemukan bersama dengan bangkai kapal yang terdampar di Pantai Pede, Pulau Komodo, Taman Nasional Komodo, Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT. Lokasi penemuan ini berjarak sekitar 7,48 mil laut atau hampir 14 kilometer dari titik awal kapal tenggelam.
Bangkai kapal dan jenazah korban pertama kali ditemukan oleh nelayan setempat yang sedang memancing di sekitar lokasi kejadian. Jenazah korban ditemukan dalam kondisi membengkak.






