Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur – Tim SAR gabungan menemukan jenazah yang diduga merupakan pelatih tim sepak bola wanita Valencia CF, Fernando Martin Carreras, pada Minggu (4/1/2026) pagi. Jenazah tersebut ditemukan mengapung di perairan antara Pulau Seraya dan Pulau Rinca, Taman Nasional Komodo, Manggarai Barat.
Penemuan jenazah terjadi pada pukul 08.47 Wita, sepuluh hari setelah Fernando dan keluarganya menjadi korban tenggelamnya kapal pinisi Putri Sakinah di Selat Pulau Padar pada Jumat (26/12/2025). Jarak penemuan jenazah dari lokasi kapal tenggelam diperkirakan sekitar 1,13 nautical mile atau 2 kilometer.
“Pada pukul 08.47 ditemukan satu korban mengambang di perairan Rinca dengan jarak dari lokasi kejadian kurang lebih sekitar 1,13 nautical mile,” ujar Kepala Kantor Basarnas Maumere selaku SAR Mission Coordinator, Fathur Rahman, di Posko Operasi SAR di Pelabuhan Marina Labuan Bajo, Minggu (4/1/2026).
Jenazah tersebut ditemukan oleh kapal KPJ 2007 pada hari terakhir perpanjangan masa pencarian selama tiga hari. Selanjutnya, jenazah dievakuasi ke Pelabuhan Marina Labuan Bajo menggunakan kapal KN Puntadewa 250 milik Basarnas dan tiba sekitar pukul 10.10 Wita.
Setelah tiba di pelabuhan, jenazah langsung dievakuasi ke RSUD Komodo Labuan Bajo untuk proses identifikasi lebih lanjut. Fathur Rahman menyatakan bahwa pihaknya belum dapat memastikan apakah jenazah yang ditemukan adalah Fernando Martin Carreras. “Kami belum bisa memastikan yang ditemukan itu adalah jenazah Fernando. Pihaknya menunggu hasil identifikasi jenazah oleh dokter Polri dan RSUD Komodo,” jelasnya.
Namun, Fathur memastikan bahwa jenazah yang ditemukan berjenis kelamin laki-laki dewasa. Bersama Fernando, dua anak laki-lakinya yang berusia 9 dan 10 tahun juga masih dinyatakan hilang.






