Sepakbola

Jonathan Woodgate Gabung Staf Manajer MU, Ini Peran Kuncinya Bersama Michael Carrick

Advertisement

Jakarta – Jonathan Woodgate kini mengisi salah satu kursi di staf manajer Manchester United. Kehadirannya diharapkan dapat memberikan keseimbangan dan peningkatan performa tim di bawah arahan Michael Carrick.

Profil Jonathan Woodgate

Bagi penggemar sepak bola era awal 2000-an, nama Jonathan Woodgate tentu tidak asing. Eks bek tengah ini pernah memperkuat klub-klub besar seperti Newcastle United, Leeds United, Real Madrid, dan Tottenham Hotspur.

Salah satu momen paling diingat dari karier Woodgate adalah kepindahannya ke Real Madrid pada tahun 2004. Dengan mahar 18 juta Euro, ia menjadi salah satu bek termahal saat itu. Namun, debutnya di Santiago Bernabeu diwarnai nasib sial. Setelah setahun berjuang melawan cedera, Woodgate baru bisa bermain pada 2005. Dalam laga debutnya melawan Athletic Bilbao, ia mencetak gol bunuh diri dan mendapat dua kartu kuning yang berujung kartu merah. Meski begitu, Real Madrid tetap menang 3-1 berkat dua gol Raul dan satu gol Robinho.

Selama berseragam Los Blancos, Woodgate hanya mampu tampil sebanyak 14 kali sebelum akhirnya dipinjamkan dan dijual permanen ke Middlesbrough pada tahun 2007.

Perjalanan Karier Manajerial

Setelah pensiun sebagai pemain, Jonathan Woodgate memulai karier kepelatihannya di tahun 2019 bersama Middlesbrough. Ia kemudian sempat menjabat sebagai manajer Bournemouth.

Pertemuannya dengan Michael Carrick terjadi pada tahun 2022 ketika Carrick ditunjuk sebagai manajer Middlesbrough. Saat itu, Carrick meminta Woodgate untuk menjadi asistennya. Kolaborasi keduanya terbukti efektif, membawa Middlesbrough bersaing di Championship.

Advertisement

Peran di Manchester United

Ketika Michael Carrick ditunjuk sebagai manajer interim Manchester United, ia kembali menggandeng Woodgate untuk bergabung dengan staf pelatihnya. Pihak klub pun menyetujui permintaan tersebut.

“Jonathan adalah sosok yang mampu memberikan keseimbangan. Dia kerap ‘menantang’ saya, itu yang membuat saya jadi jauh lebih baik,” ujar Carrick, dilansir dari The Sun. Pernyataan ini mengindikasikan bahwa Woodgate memiliki peran penting dalam memberikan perspektif berbeda dan mendorong Carrick untuk terus berkembang.

Carrick juga didampingi oleh asisten manajer lainnya, Steve Holland, yang memiliki pengalaman mendampingi Jose Mourinho di Chelsea dan Gareth Southgate di Tim Nasional Inggris. Kombinasi Woodgate dan Holland diharapkan dapat memberikan masukan berharga bagi Carrick serta meningkatkan cara pendekatan tim kepada para pemain.

Hasil positif langsung terlihat ketika Manchester United berhasil memenangkan Derby Manchester dengan skor 2-0. Pertanyaan kini mengemuka, akankah formasi baru ini mampu membawa Setan Merah finis di posisi empat besar klasemen?

Sumber: 90Menit.ID

Advertisement