Jakarta – Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) IX/Udayana, Kolonel Inf Widi Rahman, memberikan klarifikasi mengenai video viral yang menunjukkan penjemputan terhadap Pelda Chrestian Namo di Pelabuhan Tenau, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur. Pelda Chrestian merupakan ayah dari Prada Lucky Chepril Saputra Namo.
Dilansir detikBali, Jumat (9/1/2026), Kolonel Widi menegaskan bahwa informasi yang beredar mengenai penjemputan Pelda Chrestian oleh anggota Denpom IX/1 Kupang tidak benar. “Perlu kami tegaskan bahwa pengantaran dan penjemputan Pelda Chrestian Namo tidak dilakukan oleh Denpom IX/1 Kupang,” kata Widi saat dikonfirmasi pada Kamis (8/1).
Ia menjelaskan, pengantaran tersebut dilakukan oleh unsur Provos Kodim 1627/Rote Ndao bersama personel Korem 161/Wira Sakti. Seluruh proses pengantaran dan penjemputan telah dilaksanakan sesuai dengan prosedur dan ketentuan yang berlaku di lingkungan TNI Angkatan Darat. “Seluruhnya dilaksanakan sesuai prosedur dan ketentuan yang berlaku di lingkungan TNI AD,” ucapnya.
Kolonel Widi menambahkan bahwa Pelda Chrestian diantar ke Denpom IX/1 Kupang untuk menjalani pemeriksaan terkait dugaan pelanggaran disiplin dan hukum militer. Pelanggaran yang diduga dilakukan adalah memiliki wanita simpanan atau hidup bersama di luar ikatan pernikahan yang sah.
“Kodam IX/Udayana berkomitmen menegakkan hukum dan disiplin prajurit secara profesional, objektif, dan transparan. Setiap pelanggaran akan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku tanpa pandang bulu,” tegasnya.






