JAKARTA – Kementerian Sosial (Kemensos) RI telah menyalurkan bantuan logistik senilai Rp515.787.750 untuk warga terdampak banjir di Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten. Bantuan ini dikirimkan melalui Direktorat Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam (PSKBA) dari Gudang Induk Bekasi ke Dinas Sosial Kabupaten Pandeglang pada Selasa (13/1/2026).
Menteri Sosial Saifullah Yusuf menegaskan bahwa penyaluran bantuan tidak harus menunggu penetapan status tanggap darurat oleh pemerintah daerah. Menurutnya, Kemensos bekerja berdasarkan asesmen dan laporan kebutuhan masyarakat di lapangan.
“Kementerian Sosial bekerja berdasarkan hasil asesmen dan laporan kebutuhan masyarakat. Penyaluran bantuan dapat dan harus dilakukan meskipun status tanggap darurat daerah belum ditetapkan,” ujar Saifullah dalam keterangannya, Minggu (18/1/2026).
Rincian Bantuan Logistik
Adapun rincian bantuan yang telah dikirimkan meliputi:
- Makanan siap saji: 1.000 paket
- Lauk pauk siap saji: 1.000 paket
- Selimut: 250 lembar
- Kasur: 250 lembar
- Kidsware: 250 paket
- Family kit: 250 paket
- Tenda gulung: 200 unit
Saifullah menambahkan, penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari mekanisme penanganan bencana banjir. Tujuannya agar masyarakat terdampak tetap mendapatkan perlindungan dan pemenuhan kebutuhan dasar sejak awal kejadian bencana.
“Ketika masyarakat terdampak dan membutuhkan bantuan, Kemensos langsung bergerak sesuai kewenangan yang dimiliki,” tegasnya.
Lebih lanjut, Kemensos terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, dinas sosial, dan pihak terkait dalam penanganan banjir di Pandeglang. Koordinasi ini mencakup pemantauan kebutuhan lanjutan di lapangan.
“Koordinasi lintas sektor terus kami lakukan agar bantuan tepat sasaran dan penanganan berjalan efektif, baik pada fase darurat maupun pemulihan,” jelasnya.
Kementerian Sosial juga memastikan kesiapsiagaan logistik nasional dalam kondisi aman dan siap dimobilisasi kembali sesuai perkembangan situasi dan kebutuhan masyarakat terdampak banjir di Kabupaten Pandeglang.






