Manchester United merespons komentar kontroversial yang dilontarkan pemilik klub, Sir Jim Ratcliffe, terkait kondisi imigran di Inggris. Melalui pernyataan resmi, klub menegaskan komitmennya terhadap kesetaraan, keberagaman, dan inklusi.
Komentar Kontroversial Ratcliffe
Dalam sebuah wawancara dengan Sky News pada Rabu (11/2/2026), Sir Jim Ratcliffe menyatakan pandangannya bahwa Inggris kini dipenuhi imigran dan hal tersebut dinilainya mengganggu perekonomian negara. Pernyataan ini sontak memicu reaksi keras dari berbagai kalangan, termasuk warga biasa, pejabat publik seperti Perdana Menteri Inggris Sir Keir Starmer dan Wali Kota Greater Manchester Andy Burnham, serta sejumlah kelompok suporter Manchester United.
Meskipun Ratcliffe kemudian telah menyampaikan permintaan maaf atas komentarnya, pihak klub Manchester United melalui pernyataan resminya memberikan tanggapan yang secara tidak langsung mengkritik pandangan sang pemilik.
Manchester United Tegaskan Komitmen Inklusivitas
Klub berjuluk Setan Merah ini menekankan bahwa mereka adalah organisasi yang menjunjung tinggi keberagaman dan tidak memandang individu berdasarkan ras atau warna kulit.
“Manchester United bangga menjadi klub yang inklusif dan ramah. Kelompok pemain, staf, dan komunitas pendukung global kami yang beragam mencerminkan sejarah dan warisan Manchester; sebuah kota yang bisa jadi rumah bagi siapapun,” demikian bunyi pernyataan resmi klub.
Klub juga menyoroti inisiatif yang telah mereka jalankan sejak lama.
- “Sejak meluncurkan All Red All Equal pada tahun 2016, kami telah menanamkan kesetaraan, keberagaman, dan inklusi ke dalam semua hal yang kami lakukan.”
- “Kami tetap sangat berkomitmen pada prinsip dan semangat kampanye tersebut. Hal itu tercermin dalam kebijakan kami, tetapi juga dalam budaya kami dan diperkuat oleh kepemilikan kami atas Standar Kesetaraan, Keberagaman, dan Inklusi Tingkat Lanjut Liga Premier.”
Beragam Inisiatif dan Dukungan
Manchester United secara aktif berpartisipasi dalam berbagai acara dan inisiatif yang mendukung kesetaraan dan inklusi.
“Sepanjang musim ini, kami telah berpartisipasi dalam acara dan inisiatif di pertandingan pria dan wanita kami yang menandai kesehatan mental, inklusi LGBTQ+, perang terhadap rasismem, kekerasan terhadap perempuan dan anak perempuan, dan nyanyian homofobik.”
Klub juga merayakan keragaman komunitas pendukungnya.
- “Kami juga telah merayakan acara-acara klub pendukung kami, termasuk Pesta Natal Asosiasi Pendukung Penyandang Disabilitas dan acara Hanukkah Klub Pendukung Yahudi kami.”
- “Dalam beberapa minggu dan bulan mendatang, kami akan mendukung inisiatif lebih lanjut di bidang-bidang ini.”
Seluruh upaya ini sejalan dengan kerja yang dilakukan oleh Yayasan Manchester United.
“Semua ini sejalan dengan kerja luar biasa yang dilakukan oleh Yayasan Manchester United di dalam dan sekitar Manchester setiap hari.”
Manchester United menegaskan tekadnya untuk terus mewakili para penggemar dan kota Manchester dengan bangga.
“Kami akan terus mewakili rakyat kami, kota kami, dan penggemar kami dengan tujuan dan kebanggaan.”
(Video: MU Libas 10 Pemain Spurs 2-0, Setan Merah Belum Terkalahkan)
Sumber: 90Menit.ID






