Villarreal – Kylian Mbappe sukses mencetak gol penalti bergaya Panenka saat timnya mengalahkan Villarreal dengan skor 2-0 dalam lanjutan Liga Spanyol. Momen ini menarik perhatian karena terjadi di depan rekan setimnya, Brahim Diaz, yang baru saja gagal mengeksekusi penalti serupa di final Piala Afrika 2025.
Gol Pembuka dan Penalti Panenka
Pertandingan yang digelar di Estadio de la Cerámica, Villarreal, pada Minggu (25/1/2026) dini hari WIB, melihat Mbappe membuka keunggulan timnya pada menit ke-47. Ia memanfaatkan bola liar di depan gawang setelah bek lawan gagal menghalau umpan silang dari Vinicius Junior.
Gol kedua tercipta melalui titik putih di masa injury time babak kedua. Penalti diberikan setelah Alfonso Pedraza menjatuhkan Mbappe di kotak terlarang. Mbappe yang maju sebagai eksekutor dengan tenang mengecoh kiper Luiz Junior menggunakan penalti ala Panenka, menempatkan bola ke tengah gawang sementara sang kiper bergerak ke sisi kanan.
Momen Pembelajaran untuk Brahim Diaz
Gol tersebut disambut meriah oleh para pemain Madrid, termasuk Brahim Diaz yang telah masuk menggantikan Arda Guler pada menit ke-80. Aksi Mbappe ini seolah menjadi pelajaran langsung bagi Diaz tentang cara mengeksekusi penalti Panenka yang efektif, terutama dalam situasi krusial.
Sebelumnya, pada final Piala Afrika 2025 tanggal 18 Januari, Brahim Diaz gagal mengeksekusi penalti Panenka saat Maroko kalah 0-1 dari Senegal. Dalam kedudukan imbang 0-0, tendangan Panenka Diaz berhasil ditangkap dengan mudah oleh kiper Senegal, Edouard Mendy. Diaz diduga kehilangan fokus akibat aksi walk-out yang sempat dilakukan Senegal sebagai protes terhadap keputusan penalti.
Senegal akhirnya keluar sebagai juara setelah mencetak gol kemenangan di babak perpanjangan waktu, mengubur harapan Maroko. Diaz yang merasa bertanggung jawab atas kekalahan tersebut sempat menyampaikan permintaan maaf melalui media sosial.
Penalti gaya Panenka memang membutuhkan tingkat konsentrasi yang sangat tinggi. Teknik ini baru bisa berhasil jika eksekutor mampu memastikan pergerakan kiper ke satu sisi sebelum menendang bola ke arah yang berlawanan atau ke tengah. Kegagalan dalam mengeksekusi Panenka dapat berujung pada situasi yang memalukan, karena bola cenderung meluncur pelan dan mudah ditebak.
Berikut adalah cuplikan momen tersebut:
Brahim Díaz watching Kylian Mbappé take a Panenka properly 😅 pic.twitter.com/o9WmrQWAqk
— B/R Football (@brfootball) January 24, 2026
Sumber: 90Menit.ID






