Robert Lewandowski berpotensi meninggalkan Barcelona di akhir musim 2025/2026. Sejumlah klub dikabarkan tertarik, namun kepindahan ke AC Milan disebut bukan opsi terbaik bagi sang penyerang asal Polandia.
Karier Lewandowski di Barcelona
Kontrak Lewandowski bersama Barcelona akan berakhir pada musim panas 2026. Usianya yang akan menginjak 38 tahun pada tahun depan, ditambah statusnya sebagai salah satu pemain bergaji tertinggi di klub, membuat Barcelona terbuka untuk melepasnya lebih awal. Selain Milan, klub MLS Chicago Fire juga dikaitkan dengan kepindahan bomber legendaris Polandia ini.
Nasihat dari Zbigniew Boniek
Mantan bintang Timnas Polandia, Zbigniew Boniek, memberikan pandangannya mengenai masa depan Lewandowski. Boniek menyarankan agar Lewandowski mempertimbangkan karier di luar Eropa, seperti Amerika Serikat atau negara-negara Arab, demi mendapatkan pengalaman yang lebih mudah dan potensi finansial yang lebih besar.
“Si kapten menua dengan martabat, dan saya harap bisa melihat dia bermain di Amerika Serikat atau negara Arab pada musim depan. Dia akan bermain sampai dua tahun lagi untuk menghasilkan lebih banyak uang,” ujar Boniek, dikutip dari Mundo Deportivo.
Analisis Kepindahan ke AC Milan
Boniek secara spesifik menyoroti potensi kepindahan Lewandowski ke AC Milan. Menurutnya, Serie A Italia menawarkan tantangan yang lebih berat dibandingkan La Liga Spanyol.
“Seandainya dia pindah ke San Siro, dia akan mendapatkan banyak masalah. Bermain di Italia itu lebih sulit daripada di Spanyol. Menurut saya, kepindahan dia ke Milan tampak kemungkinan besar tidak akan terjadi, terutama karena klub-klub Italia tidak mampu membayar sebesar klub-klub Spanyol,” jelas Boniek.
Ia menambahkan, peran penyerang tengah di Serie A menuntut fisik yang prima untuk menghadapi bek-bek tangguh. “Milan sudah punya Luka Modric, yang berusia 40 tahun, di lini tengah. Namun, menjadi seorang penyerang tengah di Serie A itu kan artinya terus-terusan bertarung melawan bek-bek tengah setinggi 190 cm, menyikut dan membuat pelanggaran. Saya tidak tahu apakah itu jadi tantangan yang diinginkan Robert,” pungkas Boniek.






