Manchester United akan menghadapi ujian berat akhir pekan ini saat bertandang ke Emirates Stadium, Minggu (25/1/2026) dini hari WIB. Laga ini menjadi kesempatan bagi Setan Merah untuk mengakhiri catatan buruk delapan tahun tanpa kemenangan di markas Arsenal.
Ujian Kedua Michael Carrick
Pertandingan melawan Arsenal ini menjadi ujian kedua bagi manajer interim Manchester United, Michael Carrick. Pekan lalu, Carrick berhasil membawa timnya meraih kemenangan impresif 2-0 atas Manchester City, sebuah performa yang diharapkan dapat diulang saat menghadapi pemuncak klasemen.
Rekor Kandang Arsenal yang Solid
Namun, mengalahkan Arsenal di Emirates Stadium bukanlah tugas yang mudah. Tim asuhan Mikel Arteta itu belum terkalahkan di kandang musim ini, dengan catatan sembilan kemenangan dan dua kali imbang dari 11 pertandingan. Arsenal telah mencetak 26 gol dan hanya kebobolan lima gol di kandang.
Sejarah Buruk MU di Emirates
Sebaliknya, Manchester United memiliki rekor yang sangat buruk di Emirates Stadium. Terakhir kali MU meraih kemenangan di sana adalah pada 2 Desember 2017, dengan skor 3-1. Sejak saat itu, MU telah menelan tujuh kekalahan dan hanya meraih satu hasil imbang dalam delapan kunjungan mereka. Dalam periode tersebut, gawang MU kebobolan 18 gol dan hanya mampu mencetak tujuh gol.
Optimisme Carrick
Menghadapi tantangan ini, Michael Carrick meminta para pemainnya untuk memaksimalkan momentum positif pasca kemenangan atas Manchester City. “Dalam 1-2 pekan terakhir dan saat pertandingan, latihan, para pemain moodnya bagus dan antusias menatap laga itu,” ujar Carrick seperti dikutip Sky Sports. Ia menambahkan, “Ini tantangan, kami tahu itu. Tapi kami harus ke sana dan menghadapinya. Kami punya banyak pemain bagus dan kami juga tim yang bagus, jadi kami tinggal buktikan saja. Kami hanya perlu membuktikan ke depannya.”
Sumber: 90Menit.ID






