Sepakbola

Manchester United Kecewa Berat, Tiga Kali Seri Beruntun Lawan Tim Papan Bawah

Advertisement

Manchester United kembali menelan hasil minor di Liga Inggris. Kali ini, Setan Merah harus puas bermain imbang 2-2 melawan Burnley dalam laga yang digelar di Turf Moor pada Kamis (8/1/2026) dini hari WIB. Hasil ini menambah daftar panjang kekecewaan tim asuhan Erik ten Hag yang kembali kehilangan poin melawan tim papan bawah.

Jalannya Pertandingan yang Mengecewakan

Pertandingan dimulai dengan kejutan ketika Burnley berhasil unggul lebih dulu melalui gol bunuh diri Ayne Heaven. Manchester United sempat membalikkan keadaan berkat dua gol dari Benjamin Sesko. Namun, keunggulan tersebut tidak bertahan lama. Jaidon Anthony berhasil mencetak gol penyeimbang untuk Burnley, memastikan pertandingan berakhir dengan skor imbang 2-2.

Tren Buruk Melawan Tim Papan Bawah

Hasil imbang melawan Burnley ini merupakan yang ketiga kalinya secara beruntun bagi Manchester United saat menghadapi tim-tim dari papan bawah klasemen. Sebelumnya, MU juga ditahan imbang oleh Leeds United dan Wolverhampton Wanderers. Rentetan hasil minor ini juga termasuk hasil imbang saat melawan West Ham United dan Nottingham Forest, yang semakin mempertegas kesulitan Setan Merah saat berhadapan dengan tim yang secara teori berada di bawah mereka.

Kritik dari Gary Neville

Mantan kapten Manchester United, Gary Neville, turut menyoroti performa buruk timnya. Melalui BBC, Neville mengungkapkan kekecewaannya terhadap hasil yang diraih Setan Merah.

Advertisement

"Pertandingan pernah perjuangan untuk kedua tim. Pergantian manajemen untuk United pekan ini. Saya kira mereka tak akan terlalu senang dengan apa yang mereka lihat malam ini," kata Neville.

"Mereka pasti kecewa dengan gol kedua Burnley dan mereka semestinya lebih baik. Dua poin lagi yang hilang saat melawan tim dari papan bawah klasemen," tambahnya.

Neville menilai bahwa Manchester United seharusnya mampu tampil lebih baik dan tidak kehilangan poin dalam pertandingan seperti ini. Kekalahan poin yang terus berulang melawan tim papan bawah menjadi sorotan tajam bagi masa depan tim.

Advertisement