Berita

Mendagri Tito Karnavian Pastikan Listrik dan SPBU di Aceh Tamiang Kembali Normal Pasca Bencana

Advertisement

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian memberikan kabar baik mengenai pemulihan pasokan listrik dan bahan bakar minyak (BBM) di Kabupaten Aceh Tamiang. Ia memastikan kedua sektor vital tersebut telah kembali beroperasi normal setelah terdampak bencana alam.

Kondisi SPBU dan Kelistrikan

Menurut Tito, Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah tersebut kini telah beroperasi kembali. Selain itu, aliran listrik di jalur utama juga dilaporkan telah pulih sepenuhnya. Pernyataan ini disampaikan Tito usai acara pelepasan 1.138 Praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) di Terminal 1B Bandara Soekarno-Hatta, Banten, pada Sabtu (3/1/2026).

Sebelumnya, Tito sempat berkomunikasi dengan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia terkait kendala pasokan listrik dan BBM. “Saya sempat menelepon Pak Bahlil dua minggu lalu karena saat itu tiga SPBU di Aceh Tamiang tutup semua. Alhamdulillah, dua hari lalu ketika saya ke sana bersama Bapak Presiden, tiga-tiganya sudah on, sudah aktif semua,” ungkap Tito.

Ia menjelaskan bahwa gangguan pasokan BBM sebelumnya disebabkan oleh keterbatasan suplai dan kerusakan fasilitas penyimpanan. Namun, saat ini antrean kendaraan di SPBU sudah jauh berkurang dan pasokan dinilai mencukupi.

Pemulihan Infrastruktur

Selain BBM, Tito juga memastikan kondisi kelistrikan di Aceh Tamiang berangsur pulih. Ia mengakui bahwa pemulihan listrik membutuhkan waktu karena banyaknya tiang dan jaringan distribusi yang tumbang, terutama di wilayah terpencil. “Main line-nya sudah bagus, jalur utamanya sudah normal. Jadi listrik di Aceh Tamiang sekarang sudah bagus,” ujarnya.

Advertisement

Tito mengapresiasi berbagai pihak yang telah bergerak cepat memperbaiki jaringan listrik, termasuk sutet yang sempat roboh di jalur Arun-Bireuen. Meskipun demikian, ia mengakui bahwa pemulihan di wilayah pelosok masih terus berlangsung.

Layanan Telekomunikasi Pulih

Tidak hanya listrik dan BBM, Tito juga melaporkan bahwa layanan telekomunikasi di Aceh Tamiang telah kembali aktif. Sebelumnya, banyak menara seluler yang roboh sehingga mengganggu jaringan telepon dan internet. “Waktu saya ke sana kemarin, handphone sudah aktif semua, internet sudah jalan. Informasi bisa berjalan dengan baik,” ucapnya.

Menurut Tito, pemulihan infrastruktur dasar seperti listrik, BBM, dan komunikasi merupakan kunci agar pemerintahan dan aktivitas ekonomi masyarakat dapat kembali berjalan normal pascabencana. “Kalau listrik, BBM, dan komunikasi sudah jalan, pemerintahan dan ekonomi akan lebih cepat pulih,” pungkasnya.

Advertisement