Manajer Arsenal, Mikel Arteta, harus menerima sanksi kartu kuning saat timnya berhadapan dengan Chelsea dalam leg kedua semifinal Carabao Cup. Keputusan wasit ini diambil setelah Arteta menunjukkan reaksi tawa yang dianggap tidak pantas oleh ofisial pertandingan.
Arsenal Melaju ke Final
Pertandingan yang digelar di Emirates Stadium pada Rabu (4/2/2026) dini hari WIB tersebut berakhir dengan kemenangan Arsenal 1-0 atas Chelsea. Gol tunggal Kai Havertz di menit-menit akhir pertandingan memastikan The Gunners unggul dengan agregat 4-2, sekaligus mengamankan tiket ke babak final.
Momen Kontroversial Arteta
Insiden yang berujung pada kartu kuning untuk Arteta terjadi sekitar 10 menit setelah babak kedua dimulai. Arteta terlihat memprotes keputusan wasit utama kepada wasit keempat di pinggir lapangan. Menurut laporan Mirror, manajer asal Spanyol itu menunjukkan ketidakpuasan atas keputusan wasit.
Wasit keempat sempat beberapa kali mengingatkan Arteta untuk menjaga sikap dan menjauh dari area teknis. Namun, alih-alih menuruti, Arteta justru membalas peringatan tersebut dengan tawa terbahak-bahak. Reaksi ini dinilai oleh wasit sebagai bentuk ‘ketidaksetujuan sarkastik’ dan berujung pada pemberian kartu kuning.
Menanggapi sanksi tersebut, Arteta hanya bisa tersenyum dan bertepuk tangan, menunjukkan sikap yang berbeda setelah menerima kartu. Kemenangan ini membawa Arsenal melaju ke final Carabao Cup, sebuah pencapaian yang terakhir kali diraih pada tahun 2020. Pertanyaan kini mengemuka, apakah Arteta akan mampu menambah koleksi trofinya bersama Meriam London di final nanti?
Sumber: 90Menit.ID






