Sepakbola

Mikel Arteta Uji Coba Peran Baru Bukayo Saka, Arsenal Pesta Gol di Piala FA

Advertisement

Manajer Arsenal, Mikel Arteta, memberikan sinyal kuat mengenai kemungkinan adanya peran baru untuk Bukayo Saka. Eksperimen taktik ini terbukti membuahkan hasil positif saat The Gunners sukses membantai Wigan Athletic dengan skor telak 4-0 dalam laga putaran keempat Piala FA.

Saka Dimainkan sebagai Gelandang No. 8

Dalam pertandingan tersebut, Arteta mengambil keputusan tak biasa dengan tidak menempatkan Saka di posisi sayap yang menjadi ciri khasnya. Pemain andalan Timnas Inggris ini justru dimainkan lebih sentral, mengisi peran sebagai gelandang No. 8. Keputusan ini terbukti efektif, membawa Arsenal tampil agresif dan mencetak empat gol dalam waktu kurang dari 30 menit melalui lesakan Noni Madueke, Gabriel Martinelli, Gabriel Jesus, serta gol bunuh diri dari Jack Hunt. Kemenangan ini memastikan langkah Arsenal ke babak selanjutnya.

Menariknya, Saka sendiri awalnya tidak masuk dalam susunan pemain inti. Ia baru diturunkan setelah Riccardo Calafiori mengalami cedera saat sesi pemanasan. Arteta kemudian memanfaatkan momen tersebut untuk melakukan eksperimen dengan memainkan Saka di posisi yang lebih sentral.

Potensi Peran Baru Saka di Masa Depan

Menanggapi keberhasilan eksperimen ini, Arteta mengakui bahwa penempatan Saka di posisi baru memang sudah lama menjadi rencananya. Ia tidak menutup kemungkinan bahwa Saka akan lebih sering dimainkan di posisi gelandang sentral di masa mendatang.

Advertisement

“Itu adalah sebuah kemungkinan yang sudah lama ingin saya coba dan kami mungkin akan melakukannya lagi di masa depan,” ujar Arteta seperti dilansir dari Goal.com. “Masih ada banyak laga, kompetisi, dan skenario berbeda untuk musim ini dan itu adalah sebuah kemungkinan yang kami miliki.”

Menurut Arteta, bermain lebih sentral memberikan keuntungan bagi Saka. Posisi ini membuatnya lebih dekat dengan gawang lawan dan lebih sulit diantisipasi oleh penjagaan lawan. Selain itu, Saka tetap memiliki keleluasaan untuk bergerak memanfaatkan lebar lapangan, sebuah atribut yang selalu ia tunjukkan.

“Ya, dia bermain lebih sentral, lebih dekat ke gawang. Itu membuat lawan lebih sulit terus-menerus menentukan patokan penjagaannya. Dia juga bisa bertukar posisi dengan pemain sayap, dan dia sangat bagus dalam mencari ruang-ruang itu. Saat berada di sana, dia benar-benar bisa menyakiti lawan dengan bola di kakinya,” jelas Arteta.

Sumber: 90Menit.ID

Advertisement