Sepakbola

MU Pecat Ruben Amorim, Benjamin Sesko Ternyata Bukan Pilihan Sang Pelatih

Advertisement

Manchester United secara resmi mengumumkan pemberhentian Ruben Amorim sebagai manajer pada Selasa, 5 Januari 2026. Keputusan ini diambil di tengah sorotan tajam atas performa tumpul Benjamin Sesko, yang kabarnya bukanlah striker pilihan utama Amorim.

Sesko Bukan Pilihan Amorim

Benjamin Sesko direkrut Manchester United dari RB Leipzig senilai 74 juta pound sterling pada akhir bursa transfer musim panas lalu. Namun, di bawah arahan Amorim, pemain muda tersebut belum mampu menunjukkan potensi terbaiknya. Sesko baru bermain penuh lima kali dari sepuluh pertandingan sebagai starter di Liga Inggris, dengan catatan dua gol.

Sejak terakhir kali mencetak gol ke gawang Sunderland pada Oktober 2025, Sesko telah melewati sembilan pertandingan berturut-turut tanpa gol.

Ollie Watkins Jadi Incaran Amorim

Laporan dari TalkSPORT mengemukakan bahwa Sesko bukanlah penyerang yang diinginkan Amorim untuk menggantikan Rasmus Hojlund. Sang manajer sebenarnya berharap Manchester United mendatangkan Ollie Watkins dari Aston Villa. Amorim menginginkan seorang penyerang yang telah terbukti kemampuannya di Premier League.

Ollie Watkins sendiri telah mencatatkan 82 gol dan 37 assist dalam lebih dari 200 penampilan di kompetisi tersebut, termasuk tujuh gol di musim ini.

Advertisement

Amorim Tetap Dukung Sesko

Dalam konferensi pers terakhirnya sebagai manajer MU usai hasil imbang 1-1 melawan Leeds United, Ruben Amorim masih memberikan dukungan kepada Benjamin Sesko. Pada pertandingan tersebut, Sesko melewatkan dua peluang emas yang jika berhasil dikonversi menjadi gol, dapat mengubah hasil akhir permainan.

“Ben itu karakter yang sepenuhnya berbeda dari Rasmus dan dia sedang melakukan pekerjaan yang tepat. Saya tahu bahwa jika Anda melewatkan peluang mereka [kritik dari luar] akan bilang bahwa si pemain melakukan segalanya dengan keliru. Dia cuma butuh mencetak satu gol, agar seluruh bebannya hilang dan dia akan jadi lebih baik,” ucap Amorim pada akhir pekan lalu.

(rin/aff)

Advertisement