Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, mulai diramaikan pembeli baju Lebaran. Transaksi tidak hanya dalam satuan, tetapi juga dalam jumlah besar atau grosiran, bahkan sebelum hari raya Idul Fitri tiba.
Ramai Pembeli Grosir dari Luar Daerah
Bella (30), seorang pedagang di Pasar Tanah Abang, mengungkapkan bahwa tokonya sudah ramai dikunjungi pembeli meskipun Lebaran masih beberapa bulan lagi. Ia menyebutkan bahwa mayoritas pembeli adalah pedagang grosir dari berbagai daerah.
“Udah mulai rame. Orang pedagang-pedagang gede daerah udah mulai dateng. Target utama kita pedagang grosir, kaya orang ambil sekodi,” ujar Bella saat ditemui di Pasar Tanah Abang, Rabu (7/1/2025).
Transaksi grosir ini terbilang fantastis. “Biasanya satu orang bisa pesan di atas Rp 50 juta. Satu motif itu rata-rata orang pesan sekitar 50 pieces gitu,” tambahnya.
Gamis Rompi Lepas Jadi Tren Unggulan
Fenomena keramaian ini tak lepas dari kehadiran gamis rompi lepas yang menjadi salah satu tren baju Lebaran 2026. Gamis dengan nuansa pastel ini dilaporkan menjadi primadona dan banyak diburu pembeli.
“Sebenernya kita lebih ke pencetusnya (gamis rompi lepas) ya. Dalamnya (gamis) bermotif, di luarnya ada yang brokat dan yang motif. Jadi kita bisa pake 2, 2 in 1,” jelas Bella.
Bella menjelaskan bahwa gamis rompi lepas menawarkan fleksibilitas pemakaian. Pembeli dapat mengkreasikan gayanya sesuai keinginan. “Kalau misalkan bosen pakai gamis dalemannya aja, bisa pake kardigannya aja. Atau mau dalemannya aja, kardigannya bisa dilepas jadi kaya gamis gaya kan,” tuturnya.
Produk ini biasanya dijual satu set lengkap dengan kerudung. “Jadi rata-rata satu set sama kerudung. 3 in 1-lah, kerudung, outer, sama dalemannya,” lanjutnya.
Harga Gamis Rompi Lepas
Untuk pembelian grosir, gamis viral ini dibanderol dengan harga kisaran Rp 260.000 hingga Rp 350.000 per set. Sementara itu, untuk pembelian eceran, harga gamis berkisar antara Rp 350.000 hingga Rp 500.000.






