Manchester City harus puas berbagi angka setelah ditahan imbang 1-1 oleh Chelsea dalam lanjutan Liga Inggris 2025/2026 di Etihad Stadium, Manchester, Senin (5/1/2026) dini hari WIB. Tim asuhan Pep Guardiola dibuat frustrasi oleh The Blues yang dipimpin oleh manajer interim berusia 40 tahun, Calum McFarlane.
Debut Manajer Interim Chelsea
Chelsea datang ke markas City dalam kondisi yang kurang ideal. Klub London Barat tersebut baru saja berpisah dengan manajer Enzo Maresca, yang berhasil mempersembahkan trofi Conference League dan Piala Dunia Antarklub. Maresca hengkang setelah berseteru dengan petinggi klub.
Posisi Maresca digantikan sementara oleh Calum McFarlane, yang sebelumnya melatih tim U-21 Chelsea. Laga melawan Manchester City menjadi debutnya melatih tim senior di level kompetisi teratas. McFarlane, yang baru berusia 40 tahun, langsung menghadapi tantangan besar melawan tim peringkat kedua klasemen Liga Inggris.
Statistik Pertandingan yang Ketat
Secara pengalaman, McFarlane jelas tertinggal jauh dari Pep Guardiola. Guardiola telah memimpin seribu laga lebih di kompetisi elit, sementara McFarlane baru menjalani debutnya di level tertinggi. Namun, Chelsea di bawah arahan McFarlane mampu merepotkan tuan rumah.
Meski kalah dalam penguasaan bola, Cole Palmer dan kawan-kawan bermain efektif. Melansir BBC, City mendominasi penguasaan bola sebesar 57,8 persen dan melepaskan 14 tembakan, namun hanya 3 yang tepat sasaran, salah satunya berbuah gol. Sementara itu, Chelsea mencatatkan 42,2 persen penguasaan bola dengan 8 tembakan, 3 di antaranya mengarah ke gawang dan berbuah satu gol.
Gol Penyelamat di Injury Time
Pertahanan Chelsea yang digalang Benoit Badiashile dan Trevoh Chalobah tampil cukup rapi, berhasil meredam beberapa serangan berbahaya City. Tijjani Reijnders sempat membawa City unggul, namun gol Enzo Fernandez di masa injury time memastikan skor imbang 1-1.
Guardiola Akui Kesulitan
Usai laga, Pep Guardiola mengakui bahwa timnya mengalami kesulitan melawan Chelsea. Ia menilai lawannya bermain lebih baik di babak kedua.
“Kami bermain cukup baik di babak pertama. Di babak kedua mereka memiliki peluang. Kami kehilangan dua kali bola di awal. Kami kehilangan pemain-pemain berbakat di akhir, dua lawan satu dan tiga lawan dua,” kata Guardiola, di situs resmi klub.
Guardiola menambahkan, “Mereka tidak menciptakan banyak peluang. Kami luar biasa di semua lini, kecuali kami tidak bisa mencetak gol kedua, ketiga, atau keempat.”
“Tentu saja di babak kedua mereka meningkatkan permainannya. Di babak pertama mereka sedikit lebih hati-hati, dan kemudian tidak punya apa-apa untuk dipertaruhkan, dan akhirnya mereka mendapatkan imbalannya,” lanjut manajer asal Spanyol itu.
Calon Pengganti Permanen
Diprediksi, Calum McFarlane tidak akan lama menjabat sebagai pelatih tim senior Chelsea. Petinggi klub dikabarkan akan menunjuk Liam Rosenior, pelatih Strasbourg, sebagai manajer permanen pengganti Enzo Maresca.






