Manchester City meraih kemenangan meyakinkan atas West Ham United dengan skor 3-0 di Stadion Etihad pada Sabtu (20/12). Namun, manajer Pep Guardiola menyatakan timnya masih perlu berbenah, terutama dalam hal penguasaan bola.
Gol Cepat dan Dominasi City
Manchester City langsung tancap gas sejak awal pertandingan. Erling Haaland membuka keunggulan timnya melalui gol cepat. Tijjani Reijnders kemudian menggandakan skor sebelum Haaland mencetak gol keduanya di paruh kedua, memastikan kemenangan telak bagi The Citizens.
Kemenangan ini menandai rentetan positif bagi Manchester City, menjadi kemenangan ketujuh berturut-turut di semua kompetisi dan yang kelima di Premier League. Tambahan tiga poin membawa City menggusur Arsenal dari puncak klasemen sementara Premier League.
Posisi Puncak Klasemen dan Evaluasi Guardiola
Saat ini, Manchester City mengoleksi 37 poin dari 17 pertandingan, unggul satu angka dari Arsenal yang baru akan memainkan laga mereka melawan Everton pada Minggu (21/12) dini hari.
Meskipun meraih hasil positif dan berada di posisi yang menguntungkan di liga, Guardiola menekankan pentingnya peningkatan dalam aspek penguasaan bola. “Kami senang karena menang, tapi saat kami menguasai bola, kami harus memperbaikinya karena kalau tidak maka tidak akan cukup untuk menjadi pesaing gelar juara di bulan Maret, April, dan Mei,” ujar Guardiola dilansir dari laman resmi klub.
Guardiola merinci bahwa meskipun pertahanan timnya menunjukkan peningkatan, cara menyerang masih perlu diasah. “Di aspek pertahanan kami membaik, tapi saat menguasai bola kami masih jauh dari apa yang harus kami lakukan. Kami belum dekat. Cara kami menyerang itu tergantung pada bagaimana lawan bertahan, kami harus berada di posisi yang tepat untuk membuat serangan kami cair, dan kami tidak demikian,” jelasnya.
Pelatih asal Spanyol itu menambahkan, “Kami senang, kami memang tidak menyangkal bahwa kami di dalam posisi bagus di Liga Champions, semifinal Carabao Cup, dan bersaing di Premier League. Saya toh ingin jujur dan saya bilang kepada para pemain ‘Saya senang dan Selamat Natal’, tapi kami harus meningkat, ini enggak akan cukup.”
Sebelumnya, Guardiola juga sempat menjadi sorotan karena meminta maaf setelah terlihat ‘menyerang’ seorang juru kamera. Ia mengaku malu dan mengakui kesalahannya.






