Manchester – Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, mengungkapkan ketidakpastian mengenai perjalanan timnya dalam perburuan gelar Liga Inggris musim ini. Ia menegaskan bahwa segala kemungkinan masih terbuka hingga akhir musim.
Kemenangan Penting atas Newcastle
Manchester City berhasil meraih kemenangan krusial 2-1 atas Newcastle United di Etihad Stadium pada Minggu (22/2/2026) dalam lanjutan Liga Inggris. Dua gol kemenangan The Citizens dicetak oleh Nico O’Reilly, sementara tim tamu hanya mampu memperkecil kedudukan melalui Lewis Hall.
Hasil ini membawa Manchester City memangkas jarak dengan pemuncak klasemen, Arsenal. Saat ini, City menempati posisi kedua dengan 56 poin, hanya terpaut dua angka dari The Gunners. Peluang City untuk mengambil alih posisi teratas semakin terbuka lebar, mengingat masih ada 11 laga tersisa di musim ini, termasuk pertemuan penting melawan Arsenal pada bulan April mendatang.
Guardiola Waspadai Sisa Musim
Meskipun demikian, Pep Guardiola menyatakan bahwa segala hal masih bisa terjadi dalam perebutan gelar Liga Inggris. Ia tidak bisa memprediksi secara pasti apa yang akan terjadi, namun ia yakin perjalanan timnya tidak akan sepenuhnya mulus.
Guardiola menyoroti bahwa Manchester City masih harus berkompetisi di tiga ajang lain, yang berpotensi menimbulkan tantangan dan kelelahan bagi skuadnya. Ia menekankan pentingnya tim untuk terus tampil lebih baik di setiap pertandingan yang tersisa.
“Banyak hal akan terjadi. Saya merasa kita tidak akan memenangkan semua pertandingan. Arsenal, saya tidak tahu,” ujar Guardiola dikutip dari Manchester Evening News. “Tapi saya punya firasat ini, karena Piala FA, pertandingan Liga Champions, lalu akan ada masalah. Banyak sekali pertandingan. Cedera akan datang. Cara terbaik adalah bersantai sekarang dan fokus pada Leeds, lalu kita lihat saja nanti. Itu akan tergantung pada level kita, harus lebih baik, lebih baik, lebih baik,” jelasnya.
Pernyataan ini mengindikasikan bahwa meskipun berada dalam posisi yang kuat, Guardiola tetap menjaga kewaspadaan dan fokus pada peningkatan performa tim di tengah padatnya jadwal kompetisi.
Sumber: 90Menit.ID






