Berita

Polisi Tangkap Pelaku Pembunuhan Anak Politikus PKS di Rumah Mewah Cilegon

Advertisement

Kepolisian Resor (Polres) Cilegon berhasil menangkap seorang pria berinisial HA (31) yang diduga sebagai pelaku pembunuhan terhadap anak politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Maman Suherman. Korban yang berusia 9 tahun ditemukan tewas di rumah mewahnya di Cilegon, Banten.

Pelaku Ditangkap Saat Mencuri

HA ditangkap pada Jumat (3/1/2026) saat melakukan aksi pencurian di rumah milik mantan anggota DPRD Cilegon, Roisudin Sayuri. Berdasarkan keterangan Kasi Humas Polres Cilegon, AKP Sigit Darmawan, pelaku berprofesi sebagai karyawan swasta di Cilegon.

“Pelaku inisial HA umur 31 tahun, karyawan swasta di Cilegon,” ujar AKP Sigit Darmawan, Sabtu (4/1/2026).

Setelah penangkapan tersebut, identitas pelaku terungkap. HA diketahui merupakan warga Palembang, Sumatera Selatan, yang tinggal di perumahan Bumi Rakata, Cilegon. Hal ini dikonfirmasi oleh Kapolsek Cilegon, AKP Firman Al Hamid.

“Orang ini orang Palembang tinggal Bumi Rakata,” kata AKP Firman Al Hamid.

AKP Firman Al Hamid juga membenarkan informasi bahwa pelaku bekerja di salah satu perusahaan swasta di Cilegon, meskipun pihaknya tidak sempat mendalami detail pekerjaan pelaku.

Advertisement

“Informasinya seperti itu (karyawan salah satu perusahaan),” tuturnya.

Rangkaian Penyelidikan dan Kendala

Anggota Polsek dan Brimob Polda Banten yang mengamankan pelaku kemudian menyerahkannya kepada petugas Satreskrim Polresta Cilegon untuk proses pengembangan lebih lanjut.

“Tidak lama kemudian setelah tersangka diamankan ada dari Resmob Polda dan Polres,” jelasnya.

Kasus pembunuhan yang terjadi di rumah Maman Suherman di BBS 3, Cilegon, pada 16 Desember 2025, masih dalam penyelidikan mendalam. Bocah 9 tahun tersebut ditemukan tewas bersimbah darah di lantai satu rumah mewahnya dengan 19 luka di tubuhnya, akibat senjata tajam dan benda tumpul.

Pihak kepolisian sempat menghadapi kendala dalam mengungkap kasus ini, termasuk matinya sistem CCTV di rumah korban sejak tahun 2023 dan tidak adanya petugas keamanan di lokasi kejadian. Penyidik telah memeriksa sejumlah saksi, termasuk keluarga korban dan tetangga, dengan total 18 saksi diperiksa terkait kasus pembunuhan ini.

Advertisement