AS Roma menunjukkan rekor yang kurang memuaskan dalam menghadapi tim-tim rival di papan atas Serie A Italia musim ini. Gelandang tim, Bryan Cristante, mencoba menganalisis apa yang menjadi kendala bagi I Lupi dalam duel-duel krusial tersebut.
Persaingan Ketat di Papan Atas
Saat ini, AS Roma tengah bersaing ketat di papan atas klasemen Serie A, menempati posisi keempat. Tim asuhan Jose Mourinho ini hanya tertinggal tiga poin dari pemuncak klasemen, Inter Milan, dengan satu pertandingan lebih yang belum dimainkan. Namun, dalam empat pertandingan melawan tim-tim yang berada di lima besar klasemen, yaitu Inter Milan, AC Milan, Napoli, dan Juventus, Roma selalu menelan kekalahan.
Analisis Cristante: Kurang Gol dan Detail
Bryan Cristante menilai bahwa performa timnya sebenarnya tidak buruk dalam pertandingan-pertandingan tersebut. Ia mengungkapkan bahwa timnya hanya membutuhkan sedikit detail tambahan, terutama dalam hal mencetak gol. “Pertandingan head to head? Kami kurang sedikit detail,” ujar Cristante kepada Sky Sport.
“Kami bermain bagus, memegang kendali permainan dalam waktu yang lama. Kami kurang gol, tapi kami sedang memperbaikinya,” tambahnya.
Optimisme di Akhir 2025
Meskipun demikian, AS Roma menutup tahun 2025 dengan catatan positif sebagai tim dengan kemenangan terbanyak di Serie A dalam satu tahun kalender. Paulo Dybala dan kawan-kawan berhasil membukukan total 26 kemenangan. Cristante melihat catatan ini sebagai indikasi bahwa tim berada di jalur yang benar.
“Itu berarti kami di jalur yang tepat. Itu tidak berarti banyak karena itu dua liga yang berbeda, tapi memberi kami rasa percaya diri,” ungkap Cristante. “Kami harus terus seperti ini di paruh kedua musim,” tegasnya.






