Sepakbola

Ruben Amorim Bungkam Soal Pemecatan Manchester United, Tunggu Musim Berakhir

Advertisement

Jakarta – Ruben Amorim menyatakan keinginannya untuk berbicara mengenai pemecatannya dari Manchester United, namun ia memilih untuk menunda pengakuannya hingga akhir musim 2025/2026. Keputusan pemecatan tersebut diumumkan oleh klub pada 5 Januari 2026.

Manchester United Pecat Ruben Amorim

Manchester United secara resmi mengumumkan pemecatan Ruben Amorim melalui pernyataan pers. “Ruben Amorim tidak lagi menjabat sebagai pelatih kepala Manchester United,” demikian bunyi pernyataan tersebut. “Klub ingin mengucapkan terima kasih atas kontribusi Ruben Amorim bagi klub dan mendoakan yang terbaik untuk masa depannya.”

Pemecatan ini terjadi setelah serangkaian hasil buruk yang diraih tim di bawah asuhan Amorim, meskipun sebelumnya ia berhasil membawa Setan Merah bersaing di papan atas klasemen. Keputusan ini juga diperparah oleh insiden di mana Amorim sempat melontarkan kritik kepada petinggi klub.

Rekam Jejak Ruben Amorim di Manchester United

Ruben Amorim ditunjuk sebagai pelatih kepala Manchester United pada November 2024, menggantikan Erik ten Hag. Selama masa kepelatihannya, Amorim mencatatkan rasio kemenangan sebesar 38,1 persen dari total 63 pertandingan yang dijalani. Dari jumlah tersebut, tim meraih 24 kemenangan, 18 kali imbang, dan 21 kekalahan.

Advertisement

Salah satu pencapaian Amorim adalah membawa Manchester United mencapai final Liga Europa musim lalu, meskipun akhirnya harus mengakui keunggulan Tottenham Hotspur.

Amorim Kembali ke Portugal, Tunggu Momen yang Tepat

Dilansir dari Tribuna, Ruben Amorim langsung kembali ke Portugal setelah pemecatannya. Ia memilih untuk bungkam seribu bahasa kepada awak media yang mencoba mengonfirmasi kabar tersebut. Kabarnya, Amorim siap untuk memberikan pernyataan lengkap dan menceritakan segala hal yang terjadi.

Namun, Amorim menahan diri untuk tidak berbicara lebih jauh hingga musim 2025/2026 berakhir. Keputusan ini diambil untuk menghindari potensi drama yang dapat mengganggu fokus tim. Saat ini, Manchester United berada di bawah asuhan Michael Carrick dan tengah berjuang untuk finis di posisi empat besar demi mengamankan tiket Liga Champions musim depan.

Sumber: 90Menit.ID

Advertisement