Manchester – Kompetisi Liga Inggris musim 2025/2026 baru saja memasuki paruh musim, namun sudah enam manajer yang harus kehilangan jabatannya. Ruben Amorim menjadi nama terbaru yang menyusul daftar tersebut.
Manchester United secara resmi mengumumkan pemberhentian Amorim dari kursi kepelatihan tim pada Senin (5/1/2026) sore WIB. Keputusan ini diambil setelah Manchester United hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan Leeds United.
Pemecatan Amorim menambah panjang daftar manajer yang didepak sejak awal bergulirnya Liga Inggris 2025/2026. Hingga memasuki pekan ke-20, sudah ada enam pelatih yang diberhentikan.
Daftar Manajer yang Dipecat di Liga Inggris 2025/2026:
- Nuno Espirito Santo (Nottingham Forest)
- Graham Potter (West Ham United)
- Ange Postecoglou (Nottingham Forest)
- Vitor Pereira (Wolverhampton Wanderers)
- Enzo Maresca (Chelsea)
- Ruben Amorim (Manchester United)
Nuno Espirito Santo tercatat sebagai manajer pertama yang dipecat di Premier League musim ini. Ia diberhentikan oleh Nottingham Forest pada 9 September 2025. Berselang 18 hari, Graham Potter menyusul setelah dipecat oleh Brighton & Hove Albion. Potter hanya mampu meraih satu kemenangan dan menelan empat kekalahan dari lima pertandingan.
Nasib serupa juga dialami Ange Postecoglou, manajer pengganti Nuno di Nottingham Forest. Ia hanya bertahan selama 39 hari setelah gagal membawa tim meraih kemenangan dalam delapan pertandingan, dan akhirnya dipecat pada 18 Oktober 2025.
Vitor Pereira menjadi korban keempat dari ketatnya persaingan di Liga Inggris. Pelatih asal Portugal itu didepak oleh Wolverhampton Wanderers setelah mencatatkan delapan kekalahan dan dua hasil imbang dari sepuluh laga.
Memasuki tahun 2026, Enzo Maresca menjadi manajer kelima yang kehilangan pekerjaannya. Chelsea memutuskan untuk mengakhiri kerja sama dengan Maresca menyusul rentetan hasil buruk dalam tujuh pertandingan terakhir, di mana hanya satu kemenangan yang mampu diraih.
Ruben Amorim menjadi manajer kedua yang dipecat di Premier League pada awal tahun 2026. Situasi ini mengindikasikan bahwa tidak menutup kemungkinan akan ada manajer lain yang menjadi korban sebelum musim kompetisi berakhir.
Man Utd have confirmed the departure of Ruben Amorim. pic.twitter.com/Lw9uOIOxdU
— Premier League (@premierleague) January 5, 2026
Sebelumnya, Ruben Amorim sempat menyatakan bahwa kegagalan tim meraih kemenangan disebabkan oleh skuad yang tidak lengkap. “MU Gagal Menang karena Pemain Gak Lengkap,” ujarnya.






