Berita

Terduga Pembunuh Anak Politikus PKS di Cilegon Mengaku Saat Dibawa Polisi Keliling

Advertisement

CILEGON, Banten – Terduga pelaku pembunuhan terhadap anak politikus PKS Maman Suherman di Cilegon, Banten, berinisial HA (31), akhirnya ditangkap polisi. Dalam proses interogasi sambil dibawa keliling lokasi kejadian, HA mengakui perbuatannya.

Pengakuan Pelaku

“Iya, jadi ketika ketangkep kita interogasi dibawa muter sambil interogasi ya itu mengakui melakukan (pembunuhan) di rumah haji Maman,” ujar Kapolsek Cilegon AKP Firman Al Hamid saat dimintai konfirmasi, Minggu (4/1/2026). Selain membunuh bocah berusia 9 tahun tersebut, pelaku juga mengaku telah melakukan tiga kali aksi pencurian, termasuk di rumah politikus PKS itu.

“Jadi ada beberapa TKP, itu 3 TKP, haji Maman, haji Rois, sama TKP satu lagi, 4 hari lalu,” ungkap Firman.

Alat Bukti dan Modus

Hasil penggeledahan terhadap pelaku, polisi menemukan berbagai alat bukti yang diduga digunakan saat mencuri di rumah eks anggota DPRD Cilegon Roisudin Sayuri. “Sebenarnya kalau ngeliat modusnya niatan untuk merampok karena ada peralatan kayak kunci pas yang dibuat kayak obeng. Diduga bawa senpi mainan, dan obeng, pisau,” jelasnya.

Untuk diketahui, anak politikus PKS Cilegon Maman Suherman tewas dibunuh di rumah mewahnya di perumahan BBS 3, Cilegon, pada 16 Desember 2025. Korban ditemukan tewas bersimbah darah dengan 19 luka di tubuhnya akibat senjata tajam dan benda tumpul.

Advertisement

Kendala Penyelidikan dan Penangkapan

Penyelidikan kasus ini sempat terkendala karena CCTV di rumah korban mati sejak 2023 dan tidak adanya petugas keamanan. Namun, setelah beberapa minggu pengejaran, pelaku akhirnya berhasil ditangkap.

Penangkapan pelaku dikonfirmasi oleh Direktur Kriminal Umum Polda Banten, Kombes Dian Setyawan. “Alhamdulillah. Nanti nunggu press con (konferensi pers) dari Kapolda ya,” kata Dian saat dimintai konfirmasi, Jumat (2/1/2026).

Proses Penangkapan

Kapolsek Cilegon AKP Firman Al Hamid membeberkan kronologi penangkapan pelaku. Pihaknya mendapat laporan warga mengenai aksi pencurian di rumah eks anggota DPRD Cilegon Roisudin Sayuri. “Awalnya kita dapat info dari warga di sekitaran TKP rumahnya (anggota) Dewan Rois karena ada orang yang masuk ke rumahnya Dewan, kepergok sama pembantu. Pembantu takut, teriak, kabur ke (dalam) rumah dan minta tolong ke warga, warga nelepon kami,” kata Firman saat dimintai konfirmasi, Sabtu (3/1).

Advertisement