Sepakbola

Tottenham Hotspur Kalah Lagi, Thomas Frank Akui Frustrasi Suporter Memuncak

Advertisement

Tottenham Hotspur kembali menelan kekalahan di Liga Inggris setelah takluk dari Newcastle United dengan skor 1-2 di Tottenham Hotspur Stadium, Rabu (11/2/2026) dini hari WIB. Kekalahan ini menambah daftar panjang hasil negatif Spurs musim ini, yang membuat mereka semakin dekat dengan jurang degradasi.

Kekalahan Kesebelas dan Ancaman Degradasi

Hasil ini merupakan kekalahan ke-11 bagi Tottenham Hotspur di Liga Inggris musim 2025/2026. Dengan 29 poin yang dikumpulkan, Spurs kini berpotensi disamai oleh Nottingham Forest yang berada di posisi ke-17. Jarak dengan West Ham United di zona degradasi pun semakin menipis, hanya berjarak lima poin.

Jalannya Pertandingan dan Cemoohan Suporter

Pertandingan melawan Newcastle United berjalan alot. Spurs sempat tertinggal lebih dulu akibat gol Malick Thiaw di babak pertama. Berusaha bangkit, Archie Gray berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-64. Namun, keunggulan Newcastle kembali tercipta melalui gol Jacob Ramsey, yang akhirnya memastikan kemenangan The Magpies.

Hasil negatif ini memicu kekecewaan mendalam dari para suporter yang memadati stadion. Cemoohan terdengar dari tribun penonton sebagai luapan frustrasi atas performa tim yang dinilai tidak memuaskan.

Respons Thomas Frank

Menanggapi aksi suporter, Manajer Tottenham Hotspur, Thomas Frank, menyatakan memahami rasa frustrasi yang dirasakan. Ia mengakui bahwa situasi serupa telah terjadi sejak musim lalu, baik di kompetisi Eropa maupun Liga Inggris.

Advertisement

“Saya memahami rasa frustrasi yang ada. Hal ini telah sedikit menumpuk-musim lalu situasinya serupa saat bermain di kompetisi Eropa dan Liga Inggris,” kata Frank seperti dikabarkan oleh BBC.

Frank menambahkan bahwa skuadnya dituntut untuk memiliki ketangguhan mental dan fisik. Ia menekankan bahwa hasil buruk ini adalah tanggung jawab bersama seluruh tim.

“Musim ini pun sama, kami bermain di Eropa dan Liga Inggris. Jadi, ada sesuatu dalam skuad yang menuntut kami untuk tangguh, baik secara mental maupun fisik. Saya yakin 100 persen bahwa ini adalah upaya tim, dan bukan hanya tentang satu orang. Kami semua sejalan dan kami tahu apa yang perlu dilakukan,” tegasnya.

Sumber: 90Menit.ID

Advertisement