Bek Barcelona, Jules Kounde, menegaskan bahwa memenangi Piala Super Spanyol memiliki arti penting dan membawa ‘tuah’ bagi timnya di sisa musim kompetisi. Barcelona memiliki rekam jejak positif setelah memenangi trofi ini, dengan catatan mereka berhasil menjuarai LaLiga di dua dari tiga edisi terakhir.
Tren Juara LaLiga Usai Piala Super
Tren ini kembali terulang pada musim 2022/2023. Barcelona sukses merajai Piala Super Spanyol setelah mengalahkan Real Madrid 3-1 di partai final. Keberhasilan tersebut diikuti dengan gelar juara LaLiga, di mana mereka unggul empat poin dari rival abadinya tersebut.
Namun, tren positif sempat terputus pada musim 2023/2024. Barcelona harus mengakui keunggulan Real Madrid 1-4 di final Piala Super Spanyol. Hasil ini berlanjut pada kegagalan mereka menjadi juara LaLiga, harus puas sebagai runner-up dengan selisih 10 poin dari Madrid.
Musim 2024/2025 menjadi bukti kembalinya ‘tuah’ Piala Super bagi Barcelona. Di bawah asuhan pelatih Hansi Flick, Barcelona kembali tampil dominan di final Piala Super Spanyol dengan menghancurkan Real Madrid 5-2. Gelar ini kembali diikuti dengan keberhasilan mereka menjadi kampiun LaLiga, dengan keunggulan empat poin dari Madrid.
Piala Super Spanyol 2026: Momentum Awal
Barcelona akan memulai kiprahnya di Piala Super Spanyol 2026 dengan menghadapi Athletic Bilbao pada Rabu (7/1/2026). Pemenang dari laga ini akan berhadapan dengan pemenang dari Derby Madrid antara Real Madrid dan Atletico Madrid.
Kounde mengungkapkan optimismenya terkait pentingnya trofi awal musim ini. “Peluang memenangi sebuah titel juara di Januari itu sangat penting… Kurasa sejak kedatanganku di klub, setiap kali kami memenanginya, semuanya berjalan mulus untuk kami setelahnya, dan hal itu memberi kami dorongan semangat,” ujar Kounde kepada Barca One.
Keberhasilan di Piala Super Spanyol diharapkan dapat menjadi momentum bagi Barcelona untuk mengulang kesuksesan mereka di kompetisi domestik dan Eropa.






