Berita

Adies Kadir Ditunjuk Jadi Hakim MK, Ungkap Rasa Sedih Tinggalkan Komisi III DPR

Advertisement

Wakil Ketua DPR RI, Adies Kadir, ditunjuk sebagai hakim Mahkamah Konstitusi (MK) usulan DPR untuk menggantikan Arief Hidayat yang akan segera pensiun. Keputusan ini diambil berdasarkan hasil rapat Komisi III DPR di gedung DPR RI, Jakarta, pada Senin (26/1/2026).

Penunjukan Adies Kadir Sebagai Hakim MK

Rapat yang dipimpin oleh Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman ini diawali dengan pemaparan Adies Kadir sebagai calon hakim MK. Setelah mendengarkan pandangan dari setiap fraksi, anggota Komisi III DPR menyepakati Adies Kadir untuk diajukan ke rapat paripurna guna pengesahan.

Perasaan Sedih Adies Kadir

Meskipun berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan, Adies Kadir mengaku merasa sedikit sedih karena harus meninggalkan Komisi III DPR yang telah dianggapnya sebagai rumah kedua. Ia telah menjabat sebagai anggota Komisi III selama tiga periode sejak 2014, membidangi hukum, hak asasi manusia (HAM), dan keamanan.

“Terima kasih pimpinan karena seluruhnya sudah ditutup maka saya sebagai pribadi ingin ucapkan terima kasih kepada pimpinan dan para anggota Komisi III yang mulia, sebetulnya ini membuat saya agak sedih karena Komisi III ini sudah seperti rumah kedua saya,” ujar Adies Kadir usai disetujui.

Ia mengungkapkan suasana kekeluargaan yang erat di Komisi III DPR menjadi alasan dirinya betah. “Karena apa? Situasi kondisi di Komisi III sudah sangat cocok situasi kekeluargaan, kekerabatan, tidak ada saling sikut, tidak ada saling iri, saling dengki, semua suka ditanggung bersama, senang ditanggung bersama, kalau susah juga ditanggung bersama, itu kelebihan anggota Komisi III,” jelasnya.

Janji Menjaga Konstitusi

Meski berat meninggalkan Komisi III, Adies Kadir berjanji akan menjaga kepercayaan yang diberikan sebagai Hakim MK. Ia berkomitmen untuk menjaga konstitusi di Indonesia agar berjalan sesuai fungsinya.

Advertisement

“Terima kasih kepercayaannya saya akan jaga kepercayaan dari teman-teman dengan baik, menjaga konstitusi di negara kita agar bisa berjalan sesuai porsinya,” tegasnya.

Adies Kadir Mundur dari Partai Golkar

Menyusul penunjukannya sebagai hakim MK, Sekretaris Jenderal Partai Golkar, M Sarmuji, mengonfirmasi bahwa Adies Kadir telah mengundurkan diri sebagai kader partai.

“Ya Pak Adies mengundurkan diri sebagai kader partai,” kata Sarmuji, Senin (26/1/2026). “Karena dicalonkan sebagai hakim MK,” imbuhnya.

Sarmuji menambahkan bahwa pengganti Adies Kadir di jabatan Wakil Ketua DPR RI akan diputuskan oleh DPP Golkar dan Ketua Umum Bahlil Lahadalia. “Belum, nanti kami menunggu keputusan DPP dan arahan Ketua Umum,” tuturnya.

Advertisement