Aktor dan presenter Anrez Adelio menjadi sorotan publik setelah dituding menghamili seorang perempuan bernama Friceilda Prillea atau Icel. Pihak Icel telah melaporkan kasus ini ke kepolisian.
Menanggapi tudingan tersebut, kuasa hukum Anrez Adelio, Ramzy Brata Sungkar, memberikan klarifikasi. Mengenai dugaan Anrez meminta Icel menggugurkan kandungan, Ramzy menegaskan tidak ada unsur paksaan maupun ancaman.
Klarifikasi Soal Chat ‘Minum Obat Saja’
Ramzy menjelaskan bahwa chat yang beredar, “kamu minum obat saja”, merupakan respons spontan Anrez yang panik dan kaget mendengar kabar kehamilan Icel. Ia menekankan bahwa chat tersebut tidak mengandung unsur paksaan.
“Hukum yang akan menyimpulkan ini paksaan atau bukan. Dari sudut pandang saya pribadi, Anrez yang panik dan kaget mendengar kabar Icel hamil anak dia, lalu terlontar chat ‘kamu minum obat saja’ tanpa ada unsur paksaan. Dan qadarallah bayi tersebut masih ada dan sehat sampai hari ini,” kata Ramzy dalam keterangannya, Selasa (06/01/2026).
Menurut Ramzy, pernyataan tersebut adalah respons impulsif yang kurang tepat, bukan bentuk tekanan.
Bantah Kabar Menghilang dan Tidak Bertanggung Jawab
Ramzy membantah anggapan bahwa Anrez menghilang setelah kasus ini mencuat. Ia menyebut kliennya hanya terkejut dengan pemberitaan yang dinilai tidak sesuai fakta.
“Bukan menghilang, lebih tepatnya Anrez terkejut dan tidak habis pikir dengan ‘fitnah’ dari berita yang beredar belakangan karena narasi yang dibangun oleh pihak Icel sejauh ini,” ungkapnya.
Ia juga menepis anggapan bahwa Anrez tidak bertanggung jawab. Ramzy menegaskan bahwa kliennya justru sempat menemui keluarga Icel dan merencanakan pernikahan.
“Kalau klien saya penjahat dan tidak bertanggung jawab, untuk apa bertemu pihak keluarga Icel dan merencanakan pernikahan serta akan membiayai semua keperluan dalam menyambut kelahiran anak tersebut,” tegasnya.
Rencana Pernikahan Gagal Karena Perubahan Sikap
Rencana pernikahan tersebut tidak terealisasi karena adanya perubahan sikap dari pihak keluarga Icel. Ramzy mengklaim memiliki bukti terkait hal ini.
“Pasti timbul pertanyaan, kenapa tidak terealisasi? Pihak keluarga Icel yang keluar dari kesepakatan yang sudah kami bahas bersama saat bertemu di mal Sentul,” jelas Ramzy.
“Saya pribadi punya bukti kalau mereka yang keluar dari kesepakatan atau sesuatu yang sudah disepakati bersama saat itu,” katanya.
Dugaan Ancaman dari Pihak Keluarga Icel
Ramzy juga mengungkap adanya dugaan ancaman dari pihak keluarga Icel terhadap kliennya. Pihaknya memiliki rekaman suara sebagai alat bukti.
“Kami memiliki rekaman suara dan di dalamnya ada ancaman dari pihak keluarga Icel ke klien saya. Jika diperlukan, rekaman tersebut akan saya perdengarkan sebagai alat bukti minimal petunjuk,” ungkapnya.
Terkait laporan yang telah masuk ke Polda dengan pasal dugaan tindak kekerasan, Ramzy menyatakan pihaknya siap mengikuti seluruh proses hukum yang berjalan.
“Kita lihat saja nanti dan jalani prosedurnya sebaik mungkin,” pungkasnya.






