Nasib pelatih Liverpool, Arne Slot, dikabarkan berada di ujung tanduk. Pelatih asal Belanda itu meminta klub untuk bersabar dan tidak terburu-buru mengambil keputusan terkait masa depannya di Anfield.
Performa Menurun dan Tekanan Pemecatan
Arne Slot masuk dalam daftar teratas manajer yang berpotensi dipecat di Premier League menyusul performa Liverpool yang dinilai menurun di bawah asuhannya. Sejak September 2025, tim ‘The Reds’ hanya mampu meraih 5 kemenangan di Premier League. Saat ini, Mohamed Salah dan kawan-kawan tertahan di posisi keenam klasemen sementara dengan mengoleksi 36 poin dari 22 pertandingan.
Hasil buruk ini cukup mengejutkan mengingat Liverpool telah menggelontorkan dana lebih dari 400 juta paun untuk belanja pemain pada bursa transfer musim panas. Slot menganggap kedatangan pemain-pemain baru seperti Florian Wirtz, Hugo Ekitike, dan Alexander Isak sebagai bagian dari ‘fase transisi’ tim.
Harapan Slot dan Kondisi Kritis Liga Champions
Slot berharap Liverpool tetap memberikan kepercayaan pada proses pembangunan tim yang sedang dijalaninya. “Jadi semua orang di klub, saya, pemilik, direktur olahraga, dan kami semua tahu apa yang dibutuhkan untuk mengambil langkah selanjutnya dalam fase transisi ini. Namun terkadang sedikit kesabaran juga dibutuhkan dalam hal itu,” ujar Slot, mengutip dari Daily Mirror.
Situasi Liverpool semakin krusial dengan ancaman gagal lolos ke fase gugur Liga Champions. Tim Merseyside Merah akan memainkan pertandingan terakhir fase grup melawan Qarabag di Anfield pada Kamis (29/1/2026) dini hari WIB. Kegagalan lolos dari fase grup disebut-sebut akan menjadi pemicu pemecatan Slot.
Kabar beredar bahwa Liverpool telah membuka komunikasi dengan mantan pelatih Real Madrid, Xabi Alonso, yang juga pernah membela ‘The Reds’ sebagai pemain, untuk menjadi suksesor Slot. Alonso dikabarkan tidak menutup kemungkinan untuk menerima tawaran tersebut.
Sumber: 90Menit.ID






