Selebriti

Batas Waktu 5 Januari: Investor Tuntut Suami Boiyen Kembalikan Rp 400 Juta

Advertisement

Senin, 5 Januari 2026, menjadi tenggat waktu bagi Rully Anggi Akbar (RAA), suami dari pedangdut Boiyen, untuk mengembalikan dana investasi sebesar Rp 400 juta kepada investor berinisial RF. Batas waktu ini ditetapkan setelah pertemuan antara RF dan RAA.

Pengacara RF, Santo Nababan, mengonfirmasi pertemuan tersebut. “Kita sudah bertemu langsung dengan RAA,” ujar Santo kepada wartawan, Minggu (4/1/2026).

Menurut Santo, dalam pertemuan sebelumnya, RAA sempat memohon kelonggaran waktu hingga 15 Januari 2026. Namun, pihak RF menolak permintaan tersebut karena menilai janji-janji yang disampaikan RAA tidak memiliki kepastian hukum dan jaminan yang memadai.

“Somasi pertama dan juga somasi kedua sudah diterima oleh yang bersangkutan langsung, RAA, dan meminta waktu sampai tanggal 15, tapi dari klien kami hanya diberikan waktu sampai tanggal 5 Januari untuk segera membayar, segera melunasi,” jelas Santo Nababan.

Santo menambahkan, jika RAA dapat memberikan jaminan pada pertemuan sebelumnya, ada kemungkinan RF bersedia memberikan perpanjangan waktu. Namun, RF merasa telah memberikan kesempatan yang cukup dan kini menunggu itikad baik dari suami Boiyen.

Advertisement

Dalam wawancara terpisah, RF menyatakan akan menempuh jalur hukum jika RAA tidak memenuhi kewajibannya. “Jika lewat dari tanggal 5 (Januari 2026), kami akan melakukan upaya hukum pidana. Jadi sesuai dengan bukti-bukti yang kami miliki, kami mempunyai keyakinan bahwa diduga telah terjadi penipuan dan penggelapan di dalam prosesnya,” kata Santo Nababan pada Selasa (30/12/2025).

Masalah ini bermula dari proposal investasi di bidang kuliner Sateman Indonesia yang berlokasi di Sleman, Yogyakarta, yang ditawarkan RAA kepada RF pada tahun 2023. Awalnya, kesepakatan pembagian hasil adalah 70 persen untuk pengelola dan 30 persen untuk investor. RF kemudian menginvestasikan dana sebesar Rp 200 juta.

Namun, seiring berjalannya waktu, pembagian hasil yang diterima RF tidak sesuai dengan janji awal dan terus mengecil, meskipun kondisi usaha dilaporkan berjalan lancar. RF tercatat telah menerima uang hasil investasi sebanyak empat kali sejak 2023, dengan penerimaan terakhir pada Januari 2024.

Hingga berita ini diturunkan, pihak detikcom masih berupaya menghubungi suami Boiyen dan Boiyen sendiri untuk mendapatkan penjelasan lebih lanjut mengenai persoalan ini.

Advertisement