Berita

BPJS Kesehatan Apresiasi 27 Fasilitas Kesehatan yang Sukses Terapkan Digitalisasi Layanan

Advertisement

Jakarta – BPJS Kesehatan memberikan penghargaan kepada 27 mitra fasilitas kesehatan (faskes) yang dinilai berhasil menerapkan digitalisasi pelayanan bagi peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas keseriusan faskes dalam memanfaatkan teknologi informasi.

Transformasi Digital Tingkatkan Kualitas Layanan

Direktur Teknologi Informasi BPJS Kesehatan, Edwin Aristiawan, menjelaskan bahwa transformasi digital menjadi bagian penting dalam peningkatan kualitas layanan kesehatan. Melalui pemanfaatan teknologi, peserta JKN dapat merasakan layanan yang lebih praktis, sementara faskes juga terbantu dalam meningkatkan efektivitas pelayanan.

“Transformasi digital menjadi bagian penting dalam peningkatan kualitas layanan kesehatan. Melalui pemanfaatan teknologi, peserta JKN dapat merasakan layanan yang lebih praktis, sementara faskes juga terbantu dalam meningkatkan efektivitas pelayanan,” ujar Edwin dalam keterangan tertulis, Sabtu (17/1/2026).

Edwin menambahkan, BPJS Kesehatan bersama mitra fasilitas kesehatan secara konsisten membangun ekosistem layanan kesehatan digital. Hal ini ditandai dengan peralihan dari proses manual dan terfragmentasi menuju sistem yang terintegrasi, real-time, dan memudahkan peserta.

Pemanfaatan teknologi digital dalam layanan JKN mencakup beberapa aspek, antara lain:

Advertisement

  • Penggunaan Aplikasi Mobile JKN sebagai kanal utama layanan peserta.
  • Penerapan antrean online di fasilitas kesehatan.
  • Penguatan integrasi sistem informasi faskes dengan BPJS Kesehatan.
  • Pengembangan serta pemanfaatan rekam medis elektronik dan i-Care.
  • Penguatan tata kelola teknologi informasi melalui keamanan informasi, keandalan layanan, dan kematangan digital.

Edwin mengemukakan bahwa digitalisasi layanan berdampak positif terhadap waktu tunggu, meningkatkan efisiensi operasional faskes, memperkuat mutu layanan melalui rekam medis elektronik, dan pada akhirnya meningkatkan kepuasan peserta.

“Digitalisasi terhadap layanan juga berdampak terhadap waktu tunggu, meningkatkan efisiensi operasional faskes, memperkuat mutu layanan melalui rekam medis elektronik, dan pada akhirnya meningkatkan kepuasan peserta,” katanya.

Sinergi Berkelanjutan untuk Manfaat Lebih Luas

Penghargaan Transformasi Digital Award Tahun 2025 ini juga diberikan kepada kantor BPJS Kesehatan tingkat wilayah dan cabang yang mendorong transformasi digital layanan JKN. Edwin menegaskan perlunya sinergi berkelanjutan agar pembaruan sistem layanan berdampak pada kemudahan akses dan kepastian pelayanan bagi peserta JKN.

“Dengan apresiasi ini, kami berharap transformasi digital dalam pelayanan kesehatan dapat terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi peserta JKN maupun fasilitas kesehatan,” tutup Edwin.

Daftar Penerima Penghargaan Transformasi Digital Award 2025:

KategoriSub KategoriPenerima Penghargaan
Pemanfaatan Antrean Online Melalui Mobile JKN di FKTPPuskesmas1. Puskesmas Cikembulan
2. Puskesmas Cililin
3. Puskesmas Sidamulih
Klinik Pratama1. Klinik Global Medical Centre
2. Klinik Cava Medika Pondok Ungu
3. Klinik Elyon
Dokter Praktik Perorangan1. dr. Dudi Ruhendra
2. dr. Sari Nismala Dewi
3. dr. Didik Bashar ME
Pemanfaatan Antrean Online Melalui Mobile JKN di FKRTLFKRTL Kelas A1. RS Santosa Bandung Kopo
2. RSUD Dr. Soetomo Surabaya
3. RSPAL dr. Ramelan Surabaya
FKRTL Kelas B1. RS TK III Ciremai
2. RS Primaya – Makassar
3. RS Permata Cirebon
FKRTL Kelas C1. RS TMC – Tasikmalaya
2. RSU Medimas
3. RSU Univ. Muhammadiyah Cirebon
FKRTL Kelas D dan Klinik Utama1. Klinik Utama Priangan Medical Eye Center
2. RS Awal Bros Ujung Batu
3. RSI Muhammadiyah Sumberrejo
Member get Member Mobile JKN oleh FKTP1. Klinik Pratama As Syifa – Mataram
2. Klinik Mitra Medika – Ungaran
3. Puskesmas Siko
Member get Member Mobile JKN oleh FKRTL1. RS NU Tuban
2. RS As-Suyuthiyyah
3. RSU Fastabiq Sehat
Advertisement