Ibunda Virgoun, Eva Manurung, angkat bicara terkait tudingan Inara Rusli yang melaporkan putranya ke Komnas Perlindungan Anak. Inara Rusli sebelumnya mengklaim Virgoun membawa anak-anak mereka secara paksa. Eva Manurung dengan tegas membantah tuduhan tersebut, menyatakan bahwa langkah Virgoun adalah upaya penyelamatan mental ketiga cucunya di tengah persoalan pribadi yang dihadapi Inara.
“Urus dulu apa yang menjadi permasalahan lo, jangan geret-geret ini anak tiga yang gak tahu apa-apa,” ujar Eva Manurung saat ditemui di kawasan BSD, Tangerang Selatan, Rabu (4/2/2026).
Eva Manurung menjelaskan bahwa Virgoun memiliki alasan kuat untuk membawa anak-anak di bawah pengawasannya. Ia meminta publik untuk melihat dari perspektif seorang ayah yang berupaya melindungi masa depan anak-anaknya agar tidak terpengaruh oleh isu-isu negatif yang belakangan menimpa ibundanya.
“Ini anak diambil diselamatin, anaknya jelas-jelas dong dia (Virgoun) nggak mau anaknya kebawa-bawa. Mental anaknya yang dijaga sama dia selama ini,” bebernya.
Menurut Eva Manurung, tindakan pelantun ‘Surat Cinta Untuk Starla’ ini bukanlah bentuk intimidasi terhadap Inara Rusli. Ia menyebut Virgoun memilih untuk bungkam dan bertindak demi menjaga psikis anak-anaknya.
“Dia gak mau ngomong juga mental anaknya yang dijaga,” tambah Eva Manurung.
Eva Manurung juga mengungkapkan pesan yang disampaikan Virgoun kepada Inara Rusli saat membawa anak-anak tersebut. Ia mengatakan bahwa vokalis Last Child itu meminta Inara Rusli fokus menyelesaikan masalah hukum dan pribadinya sebelum membahas soal pengasuhan anak.
“Virgoun setelah ini kejadian, besokannya Virgoun bilang, ‘Karena lo lagi dalam keadaan kayak begini terus ketahuan kayak begini, anak gue bawa dulu. Urusin dulu masalah lo, nanti kalau kelar kita bicara’. Ya iyalah dia selamatin anaknya,” pungkasnya.
Konflik ini berawal dari laporan Inara Rusli ke Komnas Perlindungan Anak yang mengklaim aksesnya untuk bertemu Starla dan adik-adiknya diputus oleh pihak Virgoun. Namun, Eva Manurung bersikeras bahwa Inara Rusli masih bisa menemui anak-anaknya, seperti saat kunjungan di sekolah baru-baru ini.






