Perselisihan mengenai harta warisan almarhumah Lina Jubaedah antara pihak Teddy Pardiyana dan keluarga komedian Sule kembali memanas. Kali ini, Sule mengungkapkan adanya dokumen penting yang hilang dari safety box atau deposit box milik almarhumah di bank.
Putri Delina Temukan Kejanggalan di Bank
Sule, yang memiliki nama asli Entis Sutisna, menceritakan bahwa anak keduanya, Putri Delina, sempat mendatangi bank untuk mengurus aset peninggalan ibundanya. Namun, Putri Delina terkejut saat mengetahui isi kotak penyimpanan rahasia tersebut telah berpindah tangan.
“Kalau safety box itu kan beritanya dari sopir almarhumah. Pada waktu itu Putri (Delina) mau mengurus ke bank, tapi kata orang bank sudah ada yang mengambil orangnya dua hari yang lalu. Nah, berarti siapa yang mengambilnya? Kan gitu,” ujar Sule saat ditemui di kawasan Pejaten, Jakarta Selatan, Rabu (4/2/2026).
Akses Ketat Safety Box dan Dugaan Pengambilan Dokumen
Kabar hilangnya dokumen ini menimbulkan pertanyaan, mengingat akses terhadap safety box di bank biasanya sangat ketat dan memerlukan prosedur khusus. Sule sendiri mengaku tidak memahami detail teknis perbankan tersebut, namun ia menyayangkan hilangnya surat-surat berharga yang seharusnya menjadi hak anak-anaknya.
“Ya saya juga sama gak paham kalau posisi safety box mah, harus tanyanya sama bank,” tuturnya.
Sule Tegaskan Dokumen Milik Rizky Febian
Ayah dari Rizky Febian ini menegaskan bahwa di dalam kotak tersebut terdapat dokumen-dokumen penting yang bukan merupakan harta warisan Teddy Pardiyana atau anak dari pernikahan Sule dengan Lina. Dokumen tersebut adalah milik Rizky Febian, termasuk surat-surat terkait bisnis kontrakan yang dibeli menggunakan uang pribadi suami Mahalini.
“Kalau memang ada beberapa surat yang hilang, ya tinggal dikembalikan. Suratnya ke mana? Terus kontrakan Iky (Rizky Febian), balikan. Karena kan itu bukan harta dari almarhumah, itu punya Iky uang Rp 5 M itu,” tegas Sule.
Peringatan Keras dari Sule
Sule memberikan peringatan keras agar pihak yang mengambil dokumen-dokumen tersebut segera menunjukkan itikad baik. Ia mengingatkan bahwa mengambil hak orang lain memiliki konsekuensi, baik secara hukum negara maupun agama.
“Pesan saya gini, di safety box itu kan ada surat yang hilang dan ada surat kos-kosan yang punya Iky. Ingat itu hak orang lain lho. Itu hak Iky. Sudah, balikin itu dulu,” pungkasnya.






