JAKARTA SELATAN – Lokasi penemuan jenazah Lula Lahfah di sebuah kamar apartemen di kawasan Jakarta Selatan pada Jumat (23/1) kini telah kembali kondusif dan beroperasi normal. Proses olah tempat kejadian perkara (TKP) yang dilakukan oleh kepolisian dilaporkan telah rampung.
Aktivitas Normal Pasca Penanganan Polisi
Seorang petugas keamanan apartemen yang enggan disebutkan namanya membenarkan bahwa seluruh penanganan oleh pihak kepolisian di unit Lula Lahfah telah selesai. “Sudah, sudah selesai semua. Dari hari itu juga udah selesai,” ujarnya singkat kepada wartawan, Selasa (27/1).
Operasional dan aktivitas warga penghuni apartemen juga dilaporkan berjalan seperti biasa. Meskipun demikian, pengamanan di area apartemen masih ditingkatkan. Setiap kendaraan dan pejalan kaki yang memasuki kompleks apartemen harus melewati pemeriksaan ketat oleh petugas keamanan.
Penyelidikan Lanjut oleh Polres Metro Jakarta Selatan
Semua hal terkait penyelidikan atas meninggalnya Lula Lahfah kini sepenuhnya berada di bawah kewenangan Polres Metro Jakarta Selatan. Pihak kepolisian diketahui telah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi. Saksi-saksi tersebut meliputi asisten rumah tangga (ART), manajer, asisten pribadi, hingga kekasih Lula Lahfah, Reza Arap.
Polisi mengonfirmasi bahwa tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh selebgram berusia 26 tahun tersebut. Sebelumnya, tim kepolisian juga menemukan sejumlah obat-obatan serta surat keterangan rawat jalan dari rumah sakit di dalam unit Lula. Temuan tersebut didapatkan pada Jumat (23/1) sekitar pukul 18.44 WIB.
Pihak keluarga Lula Lahfah sebelumnya telah menyatakan menolak jenazah untuk diautopsi.






