Tim SAR gabungan telah menyerahkan 8 kantong jenazah korban longsor Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, kepada Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Barat pada hari keempat pasca bencana. Total, 47 kantong jenazah telah diserahkan sejak awal operasi pencarian.
Operasi Pencarian Hari Keempat
Kepala Kantor SAR Bandung, Ade Dian Permana, menyatakan bahwa pada hari keempat operasi pencarian, Selasa (27/1/2026), petugas berhasil menemukan dan menyerahkan 8 kantong jenazah ke tim DVI di puskesmas. “Jadi hasil operasi pencarian di hari keempat ini, petugas menyerahkan 8 body pack ke petugas DVI di puskesmas. Sehingga total sejak hari pertama, kami sudah menyerahkan 47 body pack,” ujar Ade Dian, dilansir detikJabar, Rabu (28/1/2026).
Pencarian di hari keempat dihentikan pada pukul 17.30 WIB. Meskipun sempat diguyur hujan dari pagi hingga siang, cuaca cerah di sore hari memungkinkan petugas untuk melanjutkan upaya pencarian. “Kita ketahui bersama bahwa tadi pagi cuaca hujan sampai dengan siang tadi pun hujan. Tapi Alhamdulillah, sore ini cuaca cerah. Sehingga di hari keempat kita sudah menemukan ada 8 body pack yang sudah kita serahkan ke tim DVI,” tambah Ade Dian.
Identifikasi Jenazah oleh Tim DVI
Ade Dian menjelaskan bahwa mengenai identitas dan isi dari kantong jenazah tersebut akan dirilis langsung oleh pihak DVI. Tim SAR sendiri hanya berfokus pada tugas pencarian korban. “Teman-teman media sudah mengetahui bersama bahwa ada anggota dari TNI yang menjadi korban. Tapi kami tim SAR gabungan hanya fokus terhadap pencarian. Jadi nanti yang bisa merilis dari body pack yang telah kami serahkan ke DVI, itu ya tim DVI. Jadi mereka yang bisa merilis mana itu warga sipil atau itu dari TNI,” tuturnya.
Hingga hari keempat penanganan longsor Cisarua, petugas di posko DVI Polda Jawa Barat telah berhasil mengidentifikasi 30 dari total 47 kantong jenazah yang ditemukan oleh tim SAR gabungan.






