Manchester City menghadapi tantangan berat untuk mempertahankan posisinya dalam perburuan gelar Liga Inggris. Pertandingan krusial melawan Liverpool pekan depan akan menjadi ujian besar bagi skuad asuhan Pep Guardiola.
Kemunduran City Kontra Tottenham
Performa Manchester City mengalami kemunduran signifikan setelah hanya mampu bermain imbang 2-2 melawan Tottenham Hotspur pada Minggu (1/2/2026) malam WIB. Sempat unggul 2-0 di babak pertama, City gagal mempertahankan keunggulannya di paruh kedua pertandingan.
Akibat hasil imbang tersebut, Arsenal semakin menjauh di puncak klasemen Liga Inggris. Manchester City yang kini berada di posisi kedua tertinggal enam poin dari The Gunners, membuat tekanan terhadap Arsenal mengendur. Sebaliknya, City kini memikul tekanan yang lebih besar, di mana setiap poin tambahan menjadi sangat krusial.
Situasi semakin rumit karena tiga poin krusial berikutnya harus diperebutkan di markas Liverpool, Anfield.
Kekhawatiran Micah Richards
Penampilan Manchester City di babak kedua saat menghadapi Tottenham Hotspur menimbulkan kekhawatiran bagi mantan pemain City, Micah Richards. Ia menilai Erling Haaland dan rekan-rekannya berpotensi menghadapi kesulitan besar jika Liverpool bermain dengan intensitas tinggi, terlebih dengan dukungan penuh dari para suporter.
“Saya masih optimis sampai minggu depan,” ungkap Richards dalam siniar The Rest is Football. “Saya rasa Liverpool akan menimbulkan masalah buat Man City. Kalau City bermain seperti di babak kedua melawan Tottenham, Liverpool akan memberikan berbagai macam masalah bagi mereka.”
Richards menambahkan, “Begitu tim lawan meningkatkan tempo dan energi melawan Man City, perbedaannya sangat mencolok. Man City tidak tahu bagaimana menghadapinya.”
Pertandingan melawan Liverpool diprediksi akan menjadi tolok ukur penting bagi Manchester City untuk membuktikan kemampuan mereka dalam menghadapi tim papan atas dengan intensitas tinggi.
Sumber: 90Menit.ID






