Fujianti Utami kembali menjadi sorotan publik, kali ini terkait dugaan penggelapan dana yang nyaris mencapai Rp 1 miliar oleh mantan rekan kerjanya. Di tengah perjuangannya mencari keadilan, Fuji justru merasa terbebani dengan komentar negatif dari sebagian netizen yang menyalahkannya.
Kekecewaan atas Sikap Netizen
Alih-alih mendapat dukungan penuh sebagai korban, adik ipar mendiang Vanessa Angel ini mengaku kerap menerima pertanyaan yang mempertanyakan ketelitiannya dalam mengelola keuangan. Ia merasa disalahkan karena dianggap terlalu polos.
“Ya aku bingung aja sih. Aku korban di sini, tapi aku malah jadi disalahkan. ‘Ya ini harus dicek lagi dong mungkin Fujinya tahu ini ini ini’,” ujar Fuji saat ditemui di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (2/2/2026).
Fuji mengungkapkan bahwa netizen tampaknya tidak memahami betapa berat beban kerja yang ia jalani demi mengumpulkan pundi-pundi rupiah. Ia merasa dikhianati oleh orang yang seharusnya ia percayai.
“Aku kadang udah sibuk kerja, kalau pulang udah pengin istirahat, udah capek banget. Terus kalau misalnya ada hari libur, ya aku pengin liburan, pengin senang-senang sama teman-teman aku. Jadi nggak terlalu ngecekin banget saat itu,” tuturnya.
Modus Pelaku yang Terorganisir
Lebih lanjut, Fuji memaparkan alasan mengapa aksi penggelapan ini bisa berlangsung lama tanpa terdeteksi. Ternyata, oknum yang ia laporkan diduga tidak beraksi sendirian, melainkan bekerja sama dengan beberapa orang.
“Walaupun yang aku laporin satu orang, tapi dia itu kerja sama, sama empat sampai lima orang. Jadi saling backup, saling nutupin kebusukan masing-masing. Jadi ya itu nggak kelihatan,” jelasnya.
Dampak Emosional dan Fisik
Menghadapi kenyataan dikhianati rekan kerja sekaligus dihujat netizen di saat yang bersamaan, Fuji tak menampik dirinya merasa sangat lelah secara fisik maupun batin.
“Capek banget pasti, udah rugi, ditanyain, terus buang waktu juga, sakit hati juga, dikatain netizen juga. Sudah sih capek banget. Batin sama fisik capek,” ungkap Fuji sambil menghela napas.






