Madrid – Pemain muda Real Madrid, Franco Mastantuono, mengakui bahwa performanya belum mencapai level terbaiknya. Dalam responsnya terhadap kritik yang dilayangkan kepadanya, pemain berusia 18 tahun itu bahkan menyebut nama megabintang sepak bola, Lionel Messi.
Adaptasi Musim Pertama
Mastantuono didatangkan Real Madrid dari River Plate pada bursa transfer musim panas lalu. Sejauh ini, ia telah mencatatkan 973 menit bermain dalam 20 pertandingan di berbagai kompetisi, dengan rata-rata 48 menit per penampilan. Torehannya meliputi tiga gol dan satu assist.
Pemain asal Argentina ini baru saja mengakhiri paceklik gol dalam 11 pertandingan terakhirnya dengan mencetak gol ke gawang AS Monaco dalam kemenangan telak Real Madrid 6-1 pada pertengahan pekan ini. Statistik Mastantuono memang belum memuaskan banyak pihak, namun ia menekankan bahwa ini adalah musim pertamanya di klub sebesar Real Madrid, yang tentu membutuhkan waktu adaptasi.
Oleh karena itu, Mastantuono tidak sepakat jika dirinya dicap sebagai rekrutan terburuk Real Madrid.
Respons Terhadap Kritik
“Saya memainkan cukup banyak pertandingan untuk ukuran seorang bocah yang bergabung dengan Madrid di usia 18 tahun… Masih ada separuh musim tersisa, fase yang paling krusial, ini belum berakhir,” ungkap Mastantuono kepada AS.
Ia menambahkan, “Banyak hal memang tidak selalu berjalan sesuai harapan Anda, saya harus mengakuinya, ini bukanlah penampilan terbaik saya. Toh tidak ada pemain yang suka tidak dilibatkan, gol ini membantu menjernihkan pikiran saya.”
Mastantuono memahami adanya kritik yang diarahkan kepadanya. Namun, ia merasa ada kritik yang bernada jahat. “Saya paham kok dengan kritiknya, tapi ketika kritik itu punya maksud jahat… Mereka mengatakan banyak hal, bahwa saya adalah sebuah bencana. Saya memang bukan Messi, tapi saya juga bukan rekrutan terburuk yang pernah dilakukan Real Madrid,” tegasnya.
Sumber: 90Menit.ID






