Berita

Mensos Gus Ipul Aktifkan Lagi Ribuan Penerima Bansos Terindikasi Judi Online dengan Pengawasan

Advertisement

Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengaktifkan kembali ribuan penerima bantuan sosial (bansos) yang sebelumnya sempat dihentikan karena terindikasi terlibat judi online (judol). Keputusan ini diambil karena penerima tersebut dinilai benar-benar membutuhkan bantuan.

“Jadi yang kita yang terlibat judol itu kan sekitar 600 ribu lebih. Dari situ dilakukan satu konsolidasi dengan daerah. Ada sekitar berapa ya, itu ada beberapa ribu lah yang diaktifkan kembali karena mereka benar-benar membutuhkan,” ujar Gus Ipul di gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (27/1/2026).

Gus Ipul menjelaskan, penerima yang diaktifkan kembali dapat melanjutkan menerima bansos dengan syarat tidak kembali terlibat judi online. Jumlah penerima yang diaktifkan kembali ini dikatakannya kurang dari 100 ribu orang.

“Jadi itu, itu memang ada yang diaktifkan kembali karena memang benar-benar mereka membutuhkan. Tentu dengan catatan untuk tidak mengulang lagi,” tuturnya. “Jadi ada beberapa yang diaktifkan kembali setelah melalui ground check bersama daerah. Dari 600 ribu itu nggak sampai 100 ribu yang diaktifkan kembali,” tambahnya.

Menurut Gus Ipul, penerima yang diaktifkan kembali ini merupakan kriteria orang yang sangat membutuhkan bansos. Ada kemungkinan mereka dimanfaatkan oleh pihak lain sehingga akhirnya terlibat dalam judi online.

“Nah, setelah dilakukan ground check dengan pemerintah daerah, untuk itu diaktifkan kembali untuk menerima bansos tentu dengan pengawasan, dengan pendampingan,” jelasnya.

Advertisement

Sebelumnya, Mensos Gus Ipul menyatakan telah mencoret ratusan ribu penerima bansos yang terlibat judi online. Ia menyebut ada sekitar 600 ribu penerima bansos dari Kementerian Sosial yang terindikasi bermain judi online.

“Kita koordinasi dengan PPATK, ketemulah 600 ribu lebih penerima bansos yang dari Kementerian Sosial itu ditengarai ikut bermain judol,” kata Gus Ipul di Menara Danareksa, Jakarta Pusat, Selasa (28/10).

Gus Ipul menegaskan pihaknya mengambil langkah tegas dengan mencoret langsung para pemain judi online tersebut dari data penerima bansos.

“600 ribu itu kita coret semua, yang memang terbukti dan setelah dilakukan pendalaman memang ternyata benar adanya, maka kita coret penerima bansos,” tegasnya.

Advertisement