PT PAM Jaya melakukan groundbreaking pembangunan Gedung Sentra Pelayanan di kawasan IPA Pejompongan I, Jakarta Pusat, pada Jumat (9/1/2026). Pembangunan gedung ini sejalan dengan implementasi Pergub DKI Jakarta Nomor 48 Tahun 2025, yang menargetkan 100 persen cakupan layanan air minum perpipaan pada tahun 2029.
Pusat Edukasi dan Layanan Terpadu
Gedung setinggi 11 lantai dengan satu basement ini tidak hanya berfungsi sebagai pusat layanan terpadu, tetapi juga sebagai Pusat Edukasi Air bagi masyarakat. Melalui pusat edukasi ini, masyarakat diharapkan dapat memahami siklus air, manfaat air minum perpipaan, konservasi air, serta pentingnya mengurangi penggunaan air tanah demi keberlanjutan lingkungan kota.
“Gedung Sentra Pelayanan ini kami bangun tidak hanya sebagai pusat layanan, tetapi juga sebagai pusat edukasi bagi masyarakat agar semakin memahami pentingnya air minum perpipaan dan konservasi air. Kami ingin warga Jakarta tumbuh bersama PAM JAYA dalam menjaga keberlanjutan air, seiring dengan transformasi dan digitalisasi layanan yang terus kami lakukan,” ujar Direktur Utama PAM Jaya, Arief Nasrudin, dalam keterangan tertulis, Kamis (8/1/2025).
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, yang turut hadir meresmikan pembangunan gedung tersebut, menyampaikan dukungannya terhadap transformasi yang dilakukan PAM Jaya. Ia mendorong PAM Jaya untuk terus berkembang sebagai perusahaan yang adaptif, profesional, dan berorientasi pada pelayanan publik.
“PAM Jaya saat ini berada dalam kondisi perusahaan yang sehat dan memiliki fondasi kuat untuk terus meningkatkan kualitas layanan, sekaligus memperkuat peran edukasi kepada masyarakat terkait pengelolaan air yang berkelanjutan,” kata Pramono Anung.
Konsep Arsitektur ‘Urban Water Falling’
Gedung Sentra Pelayanan PAM Jaya akan dibangun dengan luas bangunan sekitar 18.853,80 meter persegi dan ditargetkan rampung dalam waktu ± 590 hari pembangunan. Secara arsitektural, gedung ini mengusung konsep “Urban Water Falling”, yang merepresentasikan aliran air seperti air terjun di alam terbuka dengan pemanfaatan cahaya alami melalui penggunaan kaca.
Konsep ini tidak hanya mencerminkan transparansi dan kejernihan layanan, tetapi juga mendukung efisiensi energi dalam operasional gedung. Pusat Edukasi Air di dalamnya dirancang dengan pendekatan edukasi yang informatif sekaligus menarik, menjadi destinasi pembelajaran bagi pelajar, komunitas, maupun masyarakat umum.
Selain fungsi edukasi, gedung ini juga dirancang sebagai sentral layanan terpadu yang mengintegrasikan sistem pelayanan pelanggan, call center, koordinasi antar divisi, hingga fungsi pengawasan dan pengendalian kualitas layanan. Keberadaan War Room dan Command Center akan memperkuat pemantauan operasional secara terpusat.
Perkuat Transformasi Digital
Seiring dengan pembangunan infrastruktur fisik, PAM Jaya juga memperkuat transformasi digital. Per 1 Januari 2026, Call Center PAM Jaya telah go live dengan dukungan teknologi Artificial Intelligence (AI) untuk mempercepat respons kepada pelanggan. Selanjutnya, PAM Jaya akan melakukan go live sistem ERP pada 15 Januari 2026 serta peluncuran Aplikasi C2M pada Juni 2026.
Langkah ini merupakan bagian dari penguatan ekosistem digital perusahaan. Melalui pembangunan Gedung Sentra Pelayanan yang dilengkapi Pusat Edukasi Air, PAM Jaya menegaskan upayanya untuk membangun layanan air yang tidak hanya andal secara teknis, tetapi juga kuat dari sisi kesadaran publik.






