Berita

Paspor RI: Pahami Mobility Score, Peringkat Global, dan Masa Berlaku Sebelum Liburan Akhir Tahun

Advertisement

Menjelang libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, rencana liburan ke luar negeri semakin banyak dibicarakan. Selain tiket dan akomodasi, dokumen keimigrasian seperti paspor menjadi hal krusial yang perlu dipersiapkan. Paspor merupakan identitas resmi yang wajib dimiliki setiap warga negara saat melakukan perjalanan internasional.

Merujuk pada situs Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Ditjenim Kemenkumham) RI pada Senin (22/12/2025), terdapat tiga poin penting yang perlu diketahui mengenai paspor Republik Indonesia sebelum merencanakan perjalanan ke luar negeri.

1. Mobility Score 92

Berdasarkan Passport Index 2025, paspor Indonesia mencatat Mobility Score 92. Angka ini menunjukkan bahwa pemegang paspor RI dapat memasuki 92 negara dengan berbagai skema. Skema tersebut meliputi fasilitas bebas visa (visa-free), visa saat kedatangan (visa on arrival), dan electronic travel authorization (eTA).

Advertisement

2. Peringkat Global ke-54

Dalam pemeringkatan global, paspor Indonesia menempati posisi ke-54, setara dengan Belarusia. Total jangkauan atau world reach paspor Indonesia mencapai 46 persen dari seluruh negara di dunia. Rincian akses ke 92 negara tersebut adalah sebagai berikut:

  • Bebas Visa (Visa-Free): 42 negara memberikan fasilitas bebas visa bagi Warga Negara Indonesia (WNI).
  • Visa Saat Kedatangan (Visa on Arrival/VOA): 45 negara menyediakan fasilitas visa yang dapat diurus langsung saat tiba di bandara negara tujuan.
  • Electronic Travel Authorization (eTA): 5 negara menerapkan skema eTA.

3. Masa Berlaku Paspor

Sebelum menetapkan tanggal kepulangan dari luar negeri, sangat penting untuk memastikan masa berlaku paspor. Otoritas imigrasi banyak negara mensyaratkan paspor masih berlaku minimal 6 bulan terhitung sejak tanggal rencana kembali ke Tanah Air. Ketidakpatuhan terhadap syarat ini dapat berujung pada penolakan masuk di negara tujuan, bahkan bisa juga terjadi saat proses check-in di bandara keberangkatan di Indonesia.

Advertisement