Berita

Pendaki Syafiq Ali Ditemukan Meninggal di Gunung Slamet, Polres Purbalingga Bantu Evakuasi

Advertisement

Purbalingga – Personel Kepolisian Resor (Polres) Purbalingga, Jawa Tengah, turut serta dalam upaya evakuasi jenazah Syafiq Ridhan Ali Razan (18), seorang pendaki yang ditemukan meninggal dunia di kawasan Gunung Slamet. Korban ditemukan tewas setelah dilaporkan hilang saat melakukan pendakian.

Proses Evakuasi Gabungan

Kepala Satuan Samapta Polres Purbalingga, AKP Tri Haryanto, menyatakan bahwa pihaknya menerjunkan satu regu tim SAR dari Satsamapta Polres Purbalingga. Tim ini bergabung dengan tim SAR gabungan dari Basarnas, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), komunitas pecinta alam, serta relawan lainnya untuk mengevakuasi jenazah pendaki tersebut.

“Kami menerjunkan satu regu tim SAR dari Satsamapta Polres Purbalingga untuk bergabung dan membantu tim SAR gabungan dari Basarnas, BPBD, komunitas, serta relawan lainnya dalam proses evakuasi pendaki yang ditemukan meninggal dunia,” ujar AKP Tri Haryanto di Purbalingga, seperti dilansir Antara, Kamis (15/1/2026).

Kronologi Hilangnya Pendaki

Syafiq Ali, seorang warga Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, dilaporkan hilang saat melakukan pendakian melalui jalur Dipajaya, Desa Clekatakan, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang. Ia dilaporkan hilang pada Sabtu, 27 Desember 2025. Jenazah korban baru berhasil ditemukan pada Rabu, 14 Januari 2026.

Kendala Cuaca dan Medan

Proses evakuasi jenazah baru dapat dilaksanakan pada Kamis, 15 Januari 2026. Hal ini disebabkan oleh kendala kondisi cuaca buruk dan medan yang sulit di kawasan Gunung Slamet. “Evakuasi dilakukan melalui jalur Gunung Malang yang berada di wilayah Kabupaten Purbalingga,” jelas Tri Haryanto.

Advertisement

Setelah berhasil diturunkan dari lokasi penemuan, jenazah Syafiq Ali dibawa menuju basecamp Gunung Malang. Selanjutnya, jenazah dievakuasi menggunakan ambulans menuju Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr R Goeteng Taroenadibrata, Purbalingga, dengan pengawalan dari kendaraan kepolisian.

Ucapan Syukur dan Pesan Moral

Ayahanda Syafiq, Dhani Rusman, menyampaikan rasa syukurnya atas ditemukannya jenazah putranya oleh tim SAR gabungan. Ia juga telah mengikhlaskan kepergian Syafiq.

“Semoga kejadian ini menjadi pelajaran bagi para pendaki agar selalu meminta izin dan restu orang tua serta mempersiapkan pendakian dengan matang,” kata Dhani Rusman.

Tri Haryanto menambahkan bahwa proses evakuasi berjalan aman dan lancar berkat koordinasi yang baik dari seluruh unsur yang terlibat dalam operasi SAR gabungan tersebut.

Advertisement