Manchester – Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, menyatakan timnya pantas menelan kekalahan dari rival sekotanya, Manchester United, dalam laga bertajuk Derby Manchester. Menurutnya, Manchester United menampilkan performa yang lebih superior dengan determinasi tinggi.
Man United Tampil Dominan di Old Trafford
Manchester City harus mengakui keunggulan Manchester United dengan skor 0-2 dalam pertandingan lanjutan Liga Inggris yang digelar di Stadion Old Trafford pada Sabtu (17/1/2026). Gol-gol kemenangan Setan Merah dicetak oleh Bryan Mbeumo pada menit ke-65 dan Patrick Dorgu di menit ke-76.
Kekalahan ini berdampak signifikan pada posisi Manchester City di klasemen. The Citizens gagal memangkas jarak dengan pemuncak klasemen, Arsenal, dan tertahan di peringkat kedua dengan raihan 43 poin. Sementara itu, kemenangan ini mendongkrak posisi Manchester United ke urutan kelima dengan total 35 poin.
Laga ini juga menandai debut manis bagi Michael Carrick sebagai pelatih Manchester United, yang berhasil membawa timnya meraih kemenangan penting.
Guardiola: Kami Tidak Memiliki Energi yang Dibutuhkan
Pep Guardiola secara terbuka mengakui bahwa timnya memang layak kalah dalam pertandingan tersebut. Ia menyoroti tumpulnya lini serang Manchester City yang tidak mampu melepaskan satu pun tembakan ke arah gawang lawan, meskipun mendominasi penguasaan bola hingga 68 persen.
Guardiola memuji penampilan Manchester United di bawah arahan Michael Carrick. Ia menilai Setan Merah tampil dengan determinasi yang luar biasa dan mampu menciptakan peluang berbahaya meskipun minim penguasaan bola. Manchester United tercatat melepaskan 10 tembakan, dengan tujuh di antaranya mengarah ke gawang dan berbuah dua gol, hanya dengan 32 persen penguasaan bola.
“Tim yang lebih baik menang. Mereka lebih baik. Ketika sebuah tim lebih baik, Anda harus menerimanya. Mereka memiliki energi yang tidak kami miliki, jadi selamat,” ujar Guardiola seperti dikutip dari BBC.
Ia menambahkan, “Mereka memiliki peluang di akhir pertandingan dan tentu saja gol yang bikin kami kebobolan dengan cara yang buruk. Kami tidak mengontrol permainan, tetapi secara umum kita dapat membicarakan aksi ini atau aksi itu. Kami memiliki kewajiban untuk menganalisis pertandingan secara keseluruhan dan mereka lebih baik.”
Pertandingan ini menunjukkan betapa pentingnya determinasi dan efektivitas dalam sepak bola, di mana penguasaan bola semata tidak menjamin kemenangan.
Sumber: 90Menit.ID






