Kemenangan tipis Real Madrid atas Rayo Vallecano dengan skor 2-1 diwarnai kontroversi penalti yang berujung ejekan dari Presiden Barcelona, Joan Laporta. Gol penalti Kylian Mbappe di akhir laga menjadi penentu kemenangan Los Blancos, namun Laporta menilai hadiah penalti tersebut tidak sah.
Kontroversi Penalti Mbappe
Pertandingan yang digelar akhir pekan lalu itu sempat imbang 1-1 setelah Vinicius Junior membuka keunggulan Madrid di awal babak pertama, yang kemudian dibalas oleh Jorge de Frutos di babak kedua. Skor imbang bertahan hingga menit akhir injury time sebelum Madrid dihadiahi penalti.
Insiden berawal dari kemelut di kotak penalti Rayo Vallecano. Brahim Diaz terjatuh setelah berduel dengan bek Rayo, Nobel Mendy. Video rekaman insiden yang beredar di media sosial memicu perdebatan sengit mengenai ada tidaknya kontak fisik yang cukup untuk menjatuhkan Diaz. Terlebih lagi, Video Assistant Referee (VAR) tidak melakukan tinjauan terhadap insiden tersebut.
Kylian Mbappe yang maju sebagai eksekutor berhasil menaklukkan kiper lawan, memastikan kemenangan Real Madrid. Hasil ini menjaga jarak satu poin antara Real Madrid dan Barcelona di puncak klasemen Liga Spanyol.
Ejekan Laporta
Menanggapi pertanyaan media mengenai penalti yang diberikan kepada Real Madrid, Joan Laporta memberikan respons singkat namun tajam. “Diving,” ujar Laporta sambil memperagakan gestur tersandung kakinya sendiri, seperti dilaporkan oleh Mundo Deportivo.
Statistik menunjukkan bahwa Real Madrid telah dihadiahi delapan penalti di Liga Spanyol saja musim ini, sementara Barcelona mendapatkan jumlah yang sama di seluruh kompetisi.
Sumber: Mundo Deportivo
Sumber: 90Menit.ID






