Berita

Pria di Bogor Diduga Bunuh Istri, Ketua RT Ungkap Motif Masalah Utang

Advertisement

Bogor, Jawa Barat – Seorang pria berinisial NA (46) diduga tega menghabisi nyawa istrinya, EN (51), di kediaman mereka di Sukaraja, Bogor. Dugaan motif di balik aksi mengerikan ini adalah masalah utang piutang yang melilit pelaku.

Ketua RT Ungkap Pelaku Punya Masalah Utang

Tata Sunarta, ketua RT setempat, mengungkapkan bahwa pelaku NA memiliki masalah finansial. “Si pelaku yang bermasalah, kalau berapa utangnya saya kurang jelas, karena kan memang bukan warga di sini. Jadi mereka itu bertamu di sini, terus berbuat ulah di sini,” ujar Tata saat ditemui di lokasi kejadian, Senin (19/1/2026).

Tata menambahkan, pelaku diduga tertekan karena ditagih utang. “Mereka itu mungkin ada masalah utang-piutang, karena banyak juga korban yang ketipunya datang ke sini. Mungkin tertekan ditagih utang-piutang, malahan dia itu sudah melarikan motor orang lain. Sampai sekarang motornya masih ada di TKP,” imbuhnya.

Pelaku NA dilaporkan telah diamankan oleh pihak kepolisian tidak lama setelah kejadian. Menurut Tata, pelaku sempat diamankan oleh pihak keluarga sebelum diserahkan ke polisi. “Sekarang (pelaku) sudah ditahan di Polres, sementara yang korban sudah dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati untuk diautopsi, sampai sekarang belum pulang. Korban kondisinya sekarang meninggal,” jelas Tata.

Kesaksian Tetangga: Cucu Korban Berteriak Minta Tolong

Nurlela (31), seorang tetangga korban, menceritakan detik-detik mengerikan saat kejadian. Ia mendengar teriakan minta tolong dari cucu korban yang menggoyangkan gerbang rumah.

Advertisement

“Awalnya sih cuma kedengeran minta tolong aja. Awalnya gebrak-gebrak gerbang kan, terus saya keluar nanya ada apa? Minta tolong, dia bilang awalnya ibunya digorok, terus langsung balik lagi. Pas kita lihat bukan ibunya, tapi neneknya itu,” kata Nurlela di lokasi kejadian, Senin (19/1/2026).

Nurlela juga melihat korban EN sempat keluar rumah sambil memegangi luka di lehernya sebelum kembali masuk. Tak lama kemudian, anak dan cucu korban juga keluar rumah berteriak meminta tolong.

“Si korbannya juga sempet keluar, sambil pegangin lehernya tapi langsung masuk lagi. Keluarganya juga keluar minta tolong, ada anak kecil dia cucunya korban juga keluar teriak minta tolong jerit-jerit dia minta tolong, mantunya korban juga keluar minta tolong,” tuturnya.

Jenazah korban EN saat ini masih berada di Rumah Sakit Polri Kramat Jati untuk menjalani proses autopsi.

Advertisement