Partai Solidaritas Indonesia (PSI) memilih Kota Makassar, Sulawesi Selatan, sebagai lokasi penyelenggaraan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) 2026. Keputusan ini diambil dengan ambisi menjadikan Makassar sebagai basis kekuatan baru partai, atau yang disebut sebagai ‘kandang Gajah’, menjelang Pemilihan Umum 2029.
Penegasan Kelas Nasional
Direktur Reformasi Birokrasi DPP PSI, Ariyo Bimo, menyatakan bahwa pemilihan Makassar bukan tanpa alasan. Ia menegaskan bahwa PSI ingin menunjukkan diri sebagai partai yang memiliki jangkauan nasional dan aktif bekerja di seluruh penjuru Indonesia. “PSI memilih Makassar sebagai tuan rumah Rakernas karena kami ingin menegaskan bahwa partai ini adalah kelas nasional yang hadir dan bekerja di seluruh Indonesia,” kata Ariyo, dilansir detikSulsel, Rabu (28/1/2026).
Rakernas PSI yang mengusung tema ‘PSI Rumah Bersama: Politik Terbuka, Kerja Nyata untuk Indonesia’ ini akan berlangsung selama tiga hari, mulai 29 hingga 31 Januari 2026.
Potensi Sulawesi sebagai Basis Baru
Ariyo Bimo melihat wilayah Sulawesi memiliki potensi besar untuk menjadi basis gerakan politik anak muda. Ia mengidentifikasi karakter pejuang yang kuat di kawasan tersebut, yang dinilai sejalan dengan semangat kerja nyata PSI. “Kami percaya kawasan ini bisa menjadi ‘kandang gajah’ baru bagi semangat kerja nyata dan partisipasi anak muda, pelaku usaha, petani, nelayan, komunitas lokal yang ingin menentukan arah masa depan bangsa,” jelasnya.
Konsolidasi Menjelang Pemilu 2029
Lebih lanjut, Ariyo menambahkan bahwa Rakernas di Makassar menjadi momentum krusial untuk konsolidasi internal partai. Forum ini diarahkan untuk memperkuat struktur organisasi PSI hingga ke tingkat desa atau kelurahan, sebagai persiapan menghadapi tahapan Pemilu 2029. “Rakernas ini juga momentum konsolidasi internal untuk menghadapi tahapan Pemilu 2029, termasuk penguatan struktur hingga tingkat desa,” ujar Ariya.
Ribuan kader PSI dari berbagai provinsi diperkirakan hadir dalam Rakernas tersebut. Peserta meliputi pengurus pusat, wilayah, daerah, serta perwakilan dari akar rumput. “Untuk jumlah kader yang hadir, dari seluruh provinsi diperkirakan ratusan sampai lebih dari seribu kader, terdiri dari pengurus pusat, wilayah, dan daerah, termasuk perwakilan akar rumput yang menunjukkan kesiapan organisasi PSI secara menyeluruh,” bebernya.






