Manchester United secara resmi mengakhiri kerja sama dengan manajer Ruben Amorim pada Senin (5/1/2026) sore WIB. Keputusan ini diambil menyusul hasil imbang 1-1 melawan Leeds United di Elland Road.
Statistik Lengkap Ruben Amorim di Manchester United
Pemecatan ini mengakhiri masa bakti Amorim di Old Trafford yang dimulai sejak November 2024. Ia menggantikan Erik ten Hag yang sebelumnya didepak dari kursi kepelatihan.
Debut Amorim sebagai pelatih utama Manchester United terjadi di markas Ipswich Town dalam lanjutan Premier League, yang berakhir dengan skor imbang 1-1.
Selama membesut ‘Setan Merah’, Amorim memimpin tim dalam 63 pertandingan di semua kompetisi. Rinciannya adalah 25 kemenangan, 15 kali imbang, dan 23 kekalahan. Ia berhasil mencetak 122 gol dan kebobolan 114 gol.
Pencapaian dan Hasil di Bawah Amorim
Pada musim pertamanya, Amorim berhasil membawa Manchester United mencapai final Liga Europa 2024. Namun, timnya harus puas menjadi runner-up setelah kalah 1-0 dari Tottenham Hotspur.
Di Liga Inggris musim 2024/2025, Manchester United finis di urutan ke-15 klasemen di bawah arahan Amorim. Peringkat tersebut menjadi yang terendah dalam sejarah klub di Premier League.
Memasuki musim 2025/2026, Amorim membawa timnya menduduki posisi keenam klasemen sementara setelah melakoni 20 pertandingan Liga Inggris. Meskipun masih memiliki peluang untuk bersaing di papan atas, manajemen klub memutuskan untuk melakukan perubahan.
Pernyataan Resmi Klub
Manajemen klub menyatakan keputusannya melalui pernyataan resmi:
"Dengan Manchester United berada di posisi keenam di Liga Inggris, manajemen klub dengan berat hati telah mengambil keputusan bahwa ini adalah waktu yang tepat untuk melakukan perubahan. Ini akan memberi tim kesempatan terbaik untuk finis di posisi tertinggi di Premier League."
Rangkuman Statistik Ruben Amorim di Manchester United:
| Pertandingan | Menang | Seri | Kalah | Gol | Kebobolan |
| 63 | 25 | 15 | 23 | 122 | 114 |
Sebelumnya, beredar video pernyataan Amorim yang menyebutkan kegagalan tim meraih kemenangan karena skuad yang tidak lengkap.






