Sepakbola

Rumput Sintetis Jadi Biang Kerok Kekalahan Manchester City dari Bodo/Glimt?

Advertisement

Manchester City harus menelan pil pahit setelah takluk dari Bodo/Glimt dalam pertandingan yang digelar di Stadion Aspmyra, Rabu (21/1/2026). Tim berjuluk The Citizens ini kalah dengan skor 1-3, dengan dua gol dari Kasper Hogh dan satu gol dari Jens Petter Hauge untuk Bodo/Glimt, sementara Manchester City hanya mampu membalas melalui gol Raya Cherki. Gawang Gianluigi Donnarumma yang dikawal dalam laga ini tak mampu menahan gempuran tuan rumah.

Adaptasi Lapangan Sintetis Jadi Kendala

Salah satu faktor yang diduga menjadi penyebab kekalahan Manchester City adalah kondisi lapangan Stadion Aspmyra yang menggunakan rumput sintetis. Permukaan ini dinilai tidak biasa bagi para pemain Manchester City yang terbiasa bermain di lapangan berumput alami.

Manajer Manchester City, Pep Guardiola, mengakui bahwa perbedaan permukaan lapangan ini menjadi salah satu kendala. “Ya, begitulah. Mereka lebih terbiasa (dengan lapangan itu), tapi selamat untuk Bodo,” ujar Guardiola seperti dikutip dari BBC. Pernyataan ini mengindikasikan bahwa adaptasi pemain terhadap lapangan sintetis menjadi tantangan tersendiri.

Rangkaian Hasil Negatif Manchester City

Kekalahan dari Bodo/Glimt ini menambah catatan buruk Manchester City yang sebelumnya juga menelan kekalahan dari rival sekotanya, Manchester United, dengan skor 2-0 di Old Trafford. Dua hasil negatif beruntun ini tentu menjadi perhatian serius bagi tim.

Advertisement

Manchester City memiliki kesempatan untuk segera bangkit dan memperbaiki performa mereka. Pada pertandingan lanjutan Liga Inggris akhir pekan ini, Sabtu (24/1) malam WIB, mereka akan menjamu Wolverhampton Wanderers di kandang sendiri.

Video terkait: Guardiola Pastikan Rodri Comeback di Laga Man City vs Sunderland

Sumber: 90Menit.ID

Advertisement